HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Warga Rejosari Demak Resah Bantuan BLT BBM Dipotong Rp 200 Ribu Untuk Sembako

Lokasi pengambilan BLT di GOR Kantor Desa Rejosari, Karangawen, Demak.

DEMAK,harian7.com – Warga Desa Rejosari, Karangawen, Demak keluhkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM dan BLT Sembako di potong Rp 200 ribu secara sepihak dan diganti sembako.

Diduga sembako tersebut disediakan oleh perangkat desa.

Setelah penerima bantuan mencairkan uangnya, langsung di tempat Rp 200 ribu dipotong untuk membeli sembako. 

Baca Juga:  Berita Kontroversi Anggaran Gedung TPS-3R Desa Rembes Dibantah Ketua Pelaksana, Tegaskan Sesuai Prosedur

Sembako itu berisi beras 5 kg, bawang putih, telor, dan buah pir. 

Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengaku kesal karena kabarnya BLT berupa uang murni. Tanpa sembako.

“Di Grobogan itu ndak ada potongan untuk sembako,” terangnya yang diamini warga lain saat ditemui disela mengantri sembako di kantor desa Rejosari Minggu (11/9/2022).

Baca Juga:  Lakukan Tandatangan Pakta Integritas, Bupati Semarang : Kades Agar Bisa Kelola Dana Desa Secara Baik

Karena takut tidak bisa mendapatkan bantuan, akhirnya warga hanya bisa pasrah. Tidak berani melapor takut kalau bantuannya tidak cair.

Pantauan wartawan  di lokasi ada ribuan paket sembako yang disediakan pihak perangkat desa. Di tempatkan di dalam gor dan di tutup rapat. Selain itu ada satu truk penuh muatan beras 5 kg.

Baca Juga:  Jeggboy Salatiga Beralih ke Motor Listrik, Ramah Lingkungan dan Tarif Lebih Murah

Sementara salah satu perangkat desa, Es Sakdun saat dikonfirmasi harian7.com perihal tersebut mengatakan bahwa tidak ada potongan.

“Pembagian sembako bukan berarti di potong,  itu sukarela masyarakat membeli sembako yang disediakan oleh BUMDes juga ga ada pakasaan untuk membeli itu,”katanya.(Haw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!