Laporan: Shodiq
KAB.SEMARANG,HARIAN7.COM – Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Muncar, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang tahun 2026 mulai menghangat. Salah satu figur yang siap bertarung adalah Suryana (43), tokoh masyarakat setempat yang resmi menyatakan diri ikut dalam bursa pencalonan demi membawa perubahan dan kesejahteraan bagi warga Desa Muncar selama delapan tahun ke depan.
Saat ditemui di kediamannya di Dusun Muncar, Rabu (4/11/2026), Suryana mengungkapkan bahwa kepedulian terhadap tanah kelahiran dan dorongan kuat dari warga menjadi alasan utama dirinya ikut dalam kontestasi politik tingkat desa tersebut.
“Yang melatarbelakangi dan motivasinya yang pasti karena saya peduli dengan desa saya. Itu yang pertama. Yang kedua, saya memang diminta beberapa masyarakat untuk maju ke Pilkades ini,” ujar Suryana saat diwawancarai, Rabu (4/11).
Suryana mengusung visi besar untuk mewujudkan Desa Muncar yang religius, adil, aman, makmur, sejahtera, serta menciptakan pemerintahan yang jujur dan transparan. Guna mencapai target tersebut, ia telah menyiapkan sejumlah misi strategis, mulai dari peningkatan sektor keagamaan, pemberdayaan pemuda, hingga penguatan sektor pertanian dan wisata.
“Visi misi saya itu menjadikan Desa Muncar yang religius, aman, jujur, transparan, dan mengedepankan kesehatan serta kemakmuran.
Untuk program religius, kami akan membangun beberapa tempat TPA untuk anak-anak, mendukung dan bekerja sama dengan tokoh ulama untuk meningkatkan pendidikan agama,” kata pria berusia 43 tahun tersebut.
Selain sektor keagamaan, ia juga menaruh perhatian besar pada potensi ekonomi desa.
“Saya akan menggandeng masyarakat pada umumnya, khususnya pemuda-pemudi untuk meningkatkan beberapa sektor program wisata dan pertanian. Nanti saya juga menggandeng beberapa pemuda untuk melakukan Bimtek (Bimbingan Teknis) dengan dinas-dinas terkait,” lanjutnya.
Menariknya, aksi nyata Suryana bukan sekadar janji manis kampanye. Sebelum mencalonkan diri, ia diketahui telah menjalankan berbagai program sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan mendasar warga selama setahun terakhir. Beberapa di antaranya meliputi penyediaan dua unit mobil siaga untuk mengantar warga sakit, satu unit armada Isuzu Elf untuk antar-jemput anak sekolah secara gratis, hingga program bantuan air bersih dan sembako tahunan.
“Salah satunya saya memberikan dua unit mobil siaga ke warga. Di sini kan ada enam dusun, dari tiga dusun saya kasih satu unit. Peruntukannya untuk menjemput ataupun mengantar orang sakit. Jadi hari ini di tepi kesejahteraan termasuk kesehatan sudah terjamin. Untuk pagi hari, ada kendaraan Isuzu Elf yang digunakan khusus untuk antar-jemput anak sekolah dan anak yatim,” urainya gamblang.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya mengelola tujuh kolam budidaya lele, di mana seluruh hasil panennya murni disumbangkan untuk menyantuni anak yatim piatu serta membeli fasilitas penunjang belajar seperti buku Iqro’ dan Al-Qur’an di TPA. Suryana bahkan membuat komitmen tertulis di atas meterai untuk membagikan tunjangan tanah bengkok kepala desa kepada enam dusun, anak yatim, dan dhuafa jika dirinya terpilih nanti.
Menghadapi pelaksanaan Pilkades 2026, Suryana mengimbau agar seluruh masyarakat Desa Muncar tetap menjaga kerukunan dan kondusivitas wilayah. Ia berharap proses demokrasi ini berjalan jujur, adil, dan tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun.
“Harapan yang pasti, meskipun kita berbeda pilihan, itu tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Jangan dijadikan beda pilihan itu sebuah perselisihan sehingga mengganggu masyarakat pada umumnya. Saya pengennya Pilkades ini bebas dari intimidasi. Mereka melakukan pilihan sesuai dengan hati nuraninya, karena (pemimpin terpilih) ini masih berjalan sampai delapan tahun ke depan,” pungkas Suryana menutup pembicaraan.
Tanggapan Warga
Pencalonan Suryana mendapatkan respons positif dari masyarakat Desa Muncar. Warga menilai aksi nyata yang telah dilakukan Suryana selama ini menjadi bukti konkret bahwa ia adalah sosok pemimpin yang mengayomi dan peduli pada nasib rakyat kecil.
Ahmad (38), salah seorang warga Dusun Muncar, menyatakan dukungannya terhadap langkah Suryana. Menurutnya, bantuan fasilitas ambulans desa dan mobil sekolah yang digagas Suryana sudah sangat membantu meringankan beban warga.
“Pak Suryana itu orangnya tidak banyak mengumbar janji, tapi langsung memberi bukti. Fasilitas mobil siaga dan Elf gratis untuk antar-jemput anak sekolah sudah kami rasakan manfaatnya hampir setahun ini. Kami merasa tenang karena urusan kesehatan dan transportasi sekolah anak-anak yatim di sini diperhatikan betul oleh beliau,” ungkap Ahmad.(*)









Tinggalkan Balasan