DEPOK, KOMPAS.com — Beredarnya potongan video yang memperlihatkan dugaan aktivitas pesta narkoba di dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Cilodong, memantik gelombang protes. Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Rakyat (Amalan Rakyat) mengagendakan aksi unjuk rasa untuk mendesak pembenahan total dan pencopotan jajaran pimpinan rutan tersebut.
Aksi penyampaian aspirasi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (5/10/2026) mulai pukul 13.00 WIB. Para pengunjuk rasa berencana mendatangi dua lokasi utama, yakni Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta area depan Rutan Kelas I Depok di Cilodong.
Koordinator Lapangan Amalan Rakyat, Tommy, menyatakan bahwa beredarnya rekaman video tersebut menjadi bukti nyata lemahnya sistem pengawasan dan pengamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.
”Pimpinan Rutan harus bertanggung jawab penuh atas terjadinya aktivitas yang terekam dalam video dan telah menjadi perhatian publik tersebut,” tegas Tommy dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/10/2026).
Melalui aksi ini, massa menyampaikan enam poin tuntutan utama, antara lain:
- Copot Karutan Kelas I Depok: Mendesak pemberhentian Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas I Depok, Ario Galih Maduseno, sebagai bentuk tanggung jawab manajerial atas peristiwa tersebut.
- Copot Kepala Pengamanan Rutan (KPR): Mendesak pencopotan KPR Kelas I Depok, Bogi Nurseto, yang dinilai lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan internal dan pengamanan lingkungan rutan.
- Usut Tuntas Pembuktian Video: Mendesak Inspektorat Jenderal untuk mengusut tuntas kapan kejadian berlangsung, pihak-pihak yang terlibat, serta kronologi bagaimana aktivitas tersebut dapat terjadi.
- Pemeriksaan Komprehensif Petugas: Melakukan pemeriksaan mendalam terhadap seluruh petugas yang berdinas pada saat kejadian, termasuk jajaran pejabat yang memegang kewenangan pengawasan.
- Auditor Investigatif Dokumen dan CCTV: Membuka serta memeriksa rekaman CCTV, buku mutasi, daftar piket petugas, hingga dokumen kegiatan rutan guna menyibak fakta secara terang benderang.
- Pemeriksaan Internal dan Sanksi Tegas: Mendesak evaluasi dan audit pengamanan secara menyeluruh di Rutan Kelas I Depok guna mencegah terulangnya praktik serupa.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Rutan Kelas I Depok maupun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi unjuk rasa maupun substansi dari video yang beredar di masyarakat tersebut.









Tinggalkan Balasan