Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG|HARIAN7.COM  – Proses betonisasi jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026 terus dikebut. Memasuki pekan ketiga pengerjaan, Satgas TMMD melakukan sejumlah persiapan teknis sebelum pengecoran dimulai.

Salah satu tahapan yang dilakukan yakni menyiram permukaan jalan yang akan dicor dengan air. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas beton agar hasil pembangunan jalan lebih kuat dan memiliki daya tahan panjang.

Sejak Senin (3/8/2026) pagi, sejumlah personel TNI terlihat mempersiapkan lokasi betonisasi di wilayah Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Penyiraman air menjadi bagian penting sebelum adonan beton dituangkan ke permukaan jalan.

Permukaan tanah yang terlalu kering dapat menyerap kandungan air dari campuran beton melalui proses kapiler. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu proses hidrasi semen sehingga kualitas beton bisa menurun.

Selain menjaga kadar air tanah, penyiraman juga bertujuan menurunkan suhu permukaan jalan akibat paparan matahari. Suhu dasar jalan yang terlalu panas dikhawatirkan dapat memengaruhi proses pengikatan beton yang masih baru.

Air yang disemprotkan juga membantu membersihkan debu, serpihan material, dan kotoran yang menempel di permukaan jalan. Dengan kondisi dasar yang bersih, adonan beton dapat melekat lebih sempurna.

“Persiapan sebelum pengecoran menjadi bagian penting agar hasil pembangunan maksimal. Harapannya jalan yang dibangun melalui program TMMD ini bisa kokoh, berkualitas, dan bermanfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD.

Melalui tahapan kerja yang terukur, Satgas TMMD optimistis pembangunan betonisasi jalan di Desa Cukil dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses serta mendukung aktivitas warga setempat.