Laporan: Muhamad Nuraeni
BOYOLALI|HARIAN7.COM – Rencana seorang pria membawa sabu ke Yogyakarta untuk dikonsumsi bersama rekannya berakhir lebih cepat. Saat melintas di pinggir jalan wilayah Dukuh Soko, Desa Jenengan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, pria berinisial EAP (28) justru disergap personel Satresnarkoba Polres Boyolali.
Penangkapan itu dilakukan pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.44 WIB dalam rangka Operasi Pekat Candi II Tahun 2026 yang digelar Polres Boyolali untuk memberantas penyakit masyarakat, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan satu paket narkotika golongan I jenis sabu seberat bruto 1,10 gram yang disimpan di dalam tas selempang milik tersangka. Selain itu, petugas turut mengamankan alat hisap sabu, dua unit telepon genggam, dan satu unit mobil yang digunakan tersangka.
Berdasarkan pemeriksaan awal, EAP mengaku mendapatkan sabu tersebut dengan cara membeli secara patungan bersama seorang rekannya yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Barang haram itu rencananya akan dibawa ke wilayah Yogyakarta untuk dikonsumsi.
Kasatresnarkoba Polres Boyolali, IPTU Agung Muryo Atmojo, mengatakan pengungkapan kasus tersebut menjadi bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Boyolali.
“Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di Kabupaten Boyolali. Kami akan terus melakukan penindakan dan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang terlibat,” tegas Agung.
Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Boyolali untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih memburu pemasok sekaligus rekan tersangka yang telah berstatus DPO.
Atas perbuatannya, EAP dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Polres Boyolali turut mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitar, sehingga upaya pemberantasan dapat dilakukan secara lebih efektif.(*)









Tinggalkan Balasan