Laporan: Tambah Santoso
JEPARA | HARIAN7.COM – Musim kemarau yang mulai berdampak pada menipisnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah disikapi cepat oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jepara. Sebagai wujud kepedulian dan respons cepat terhadap keluhan masyarakat, Sat Samapta Polres Jepara kembali menggelar aksi sosial pembagian air bersih gratis bagi warga terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Kamis (2/7/2026).
Dengan mengerahkan armada Armoured Water Cannon (AWC), petugas menyisir pemukiman warga yang dalam beberapa pekan terakhir mengalami krisis air parah untuk kebutuhan sehari-hari. Kedatangan truk bantuan raksasa ini langsung disambut antusias oleh ratusan warga yang telah mengantre rapi dengan membawa jeriken, ember, hingga bak penampungan.
Saat dikonfirmasi pada Kamis (2/7/2026), Kasat Samapta AKP Agus Nurhadi membenarkan adanya kegiatan kemanusiaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa droping air bersih ini merupakan langkah nyata Polri dalam meringankan beban masyarakat secara langsung.
“Kami menerima laporan bahwa beberapa desa di wilayah Kedung mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk konsumsi dan kebutuhan sanitasi akibat dampak musim kemarau. Oleh karena itu, hari ini kami terjunkan personel dan armada untuk menyalurkan bantuan air bersih langsung ke pemukiman warga,” ujar AKP Agus Nurhadi.
AKP Agus menambahkan, aksi tanggap darurat ini tidak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pemetaan dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna menyisir daerah-daerah lain di Jepara yang berpotensi mengalami krisis serupa.
“Harapan kami, bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu mencukupi kebutuhan domestik warga selama beberapa hari ke depan. Sat Samapta Polres Jepara akan selalu siap hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit seperti bencana kekeringan ini,” pungkasnya.
Di sisi lain, salah satu perwakilan warga Kecamatan Kedung menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian Polres Jepara. Menurutnya, bantuan ini sangat berharga karena selama kekeringan melanda, warga harus merogoh kocek lebih dalam membeli air atau berjalan jauh demi mendapatkan air bersih yang layak.
Berkat pengamanan dan pengaturan yang humanis dari personel Sat Samapta di lapangan, seluruh proses pembagian air bersih berjalan dengan sangat tertib, aman, dan lancar.









Tinggalkan Balasan