HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Dilalap Sijago Merah, Warung Soto Milik Seorang Guru Nyaris Ludes

Laporan: Budi Santoso

NGAWI | HARIAN7.COM – Sebuah warung soto Pondok Bambu di Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi nyaris ludes terbakar, Sabtu (1/4/2023) siang sekira pukul 13.45 wib.

Kobaran api kali pertama diketahui oleh warga sekitar dan segera memberi informasi kepada Polsek Karangjati.

Kapolres Ngawi AKBP Dwiasi Wiyatputera melalui Kapolsek Karangjati AKP Agus Andi P membenarkan peristiwa tersebut.

“Ya benar, berdasarkan informasi dari warga, telah terjadi kebakaran di warung soto Pondok Bambu dan kami bergerak cepat saling bantu untuk memadamkan api,” tutur Agus Andi.

Baca Juga:  Bermula Bau Busuk Menyengat, Mayat Pria Asal Bantul Ditemukan di Kamar Kost

Warung soto Pondok Bambu yang terbakar tepatnya terletak di Jl. Raya Ngawi-Caruban masuk Dusun Samben 1, RT. 01 RW. 01 Desa  Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, milik Puji Rahayu (48) seorang guru.

Menurut keterangan dari saksi-saksi yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) yakni Jujun (38) dan Nanang (40) yang beralamat di Dusun Samben Karangjati, diduga penyebab kebakaran karena terjadinya konsleting arus listrik saat kondisi warung tidak digunakan lagi.

Baca Juga:  Manjakan Lidah Dengan Kuliner Lezat Kala Sajian Nusantara, Tempatnya di Salatiga Lho..?

“Dugaan sementara karena konsleting arus listrik, namun untuk kepastiannya masih kami dalami,” lanjut Kapolsek Karangjati.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat kejadian warung dalam keadaan kosong alias tidak digunakan karena bulan Ramadan 1444 H.

Baca Juga:  Sosialisasikan Program PTSL, BPN Kep. Selayar Gelar Kampanye

“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan api dapat segera dipadamkan sehingga tidak sempat menyebar,” tutup Agus Andi

Pemilik warung, Puji Rahayu mengucapkan terima kasih atas ketangkasan polisi dan warga sekitar

“Terima kasih pak Kapolsek di pak pemadam dan semuanya. Alhamdulillah apinya segera mati, api tidak sempat meluas,” kata Puji.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!