Laporan: Muhamad Nuraeni

PURWODADI | HARIAN7.COM – Masa pidana tidak menghentikan langkah untuk belajar. Sebanyak 27 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi mengikuti Ujian Kenaikan Kelas Program Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C sebagai bekal menyongsong kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Ujian yang berlangsung di Aula Kunjungan Lapas Kelas IIB Purwodadi tersebut dilaksanakan dengan pendampingan Tim Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Grobogan. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai Paket A setara SD, Paket B setara SMP, hingga Paket C setara SMA.

Sebanyak 27 warga binaan mengikuti ujian sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran yang selama ini dijalani dalam program pembinaan. Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawasan tenaga pendidik SKB Grobogan bersama petugas lapas.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, kesempatan belajar yang diberikan tidak hanya bertujuan membantu mereka memperoleh ijazah formal, tetapi juga meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri.

“Pendidikan menjadi bekal yang sangat berharga bagi warga binaan untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap warga binaan tidak hanya memperoleh ijazah formal, tetapi juga meningkatkan wawasan, kepercayaan diri, dan kemampuan yang dapat menjadi modal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Erik.

Ia menegaskan, Lapas Purwodadi berkomitmen memenuhi hak warga binaan untuk memperoleh pendidikan sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan.

“Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berkelanjutan. Pendidikan kesetaraan merupakan salah satu wujud nyata komitmen kami dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat,” katanya.

Program Pendidikan Kesetaraan di Lapas Purwodadi menjadi bagian dari pemenuhan hak warga binaan di bidang pendidikan sekaligus mendukung Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Melalui ujian kenaikan kelas ini, para peserta diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih produktif setelah menyelesaikan masa pidana.(*)