SEMARANG,HARIAN7.COM– Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) siap menggelar kampanye budaya bertajuk “Jejak Niskala” di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima, Kota Semarang, pada Minggu (7/6/2026) esok pagi mulai pukul 06.00 WIB.

Mengusung tagline “Mereka Masih Di Sini”, kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali berbagai mitos dan urban legend lokal yang mulai tenggelam di era digital, khususnya di kalangan generasi muda.

Ketua panitia penyelenggara, Nadya Arin Vellycia

menjelaskan bahwa Jejak Niskala hadir untuk mengubah stigma cerita mistis di tengah masyarakat. Melalui konsep yang kreatif dan interaktif, kisah-kisah lama tersebut akan diangkat sebagai bagian dari sejarah, identitas, dan memori budaya Kota Semarang yang bernilai tinggi.

“Kami ingin mengajak pengunjung melihat urban legend bukan sekadar cerita seram, melainkan sebagai warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (6/6/2026).

Pada puncak acaranya besok, Jejak Niskala akan menghadirkan konsep mini museum urban legend.

Booth interaktif ini dirancang untuk memanjakan panca indra pengunjung lewat arsip cerita, ilustrasi visual, dekorasi tematik, hingga audio ambience yang mendukung suasana.

Tidak hanya menonton, masyarakat yang hadir di CFD juga dapat menikmati berbagai fasilitas hiburan edukatif.

Panitia telah menyediakan spot foto estetis, permainan interaktif berhadiah, serta area khusus bagi pengunjung yang ingin membagikan cerita mistis atau mitos lokal yang pernah mereka dengar.

Melalui ruang edukasi terbuka ini, pihak Program Studi Ilmu Komunikasi USM berharap masyarakat dapat lebih menghargai sejarah lisan setempat.

Kampanye ini diharapkan mampu memicu kesadaran kolektif untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya takbenda milik Kota Semarang agar tidak punah ditelan zaman.(*)