Laporan: Tambah Santoso

KUDUS | HARIAN7.COM – Polres Kudus mengerahkan sekitar 200 personel gabungan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat pengumuman kelulusan siswa tingkat SMP dan MTs di Kabupaten Kudus, Selasa (2/6/2026).

Ratusan personel yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan lebih dulu mengikuti apel kesiapan di halaman Pos Patwal Simpang Tujuh Kudus. Setelah itu, mereka diterjunkan untuk melaksanakan patroli skala besar di sejumlah titik rawan.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi konvoi kendaraan, aksi coret-coret seragam sekolah, hingga kerumunan pelajar yang kerap terjadi saat momen kelulusan.

Kabagops Polres Kudus, Kompol Eko Pujiyono, mengatakan pengumuman kelulusan SMP dan MTs di Kabupaten Kudus dilakukan secara daring pada pukul 15.00 WIB. Ia menegaskan siswa maupun orang tua tidak perlu datang ke sekolah.

“Pengumuman kelulusan dilaksanakan secara online. Kami menerjunkan personel gabungan untuk patroli sebagai langkah antisipasi sekaligus menunjukkan kehadiran aparat agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Kompol Eko.

Ia menambahkan, seluruh personel di lapangan diminta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Jika menemukan kelompok pelajar yang berkumpul di tempat umum, petugas diminta memberikan imbauan agar segera kembali ke rumah masing-masing.

Sasaran patroli meliputi sekolah tingkat SMP dan MTs, pusat keramaian, taman kota, warung, serta lokasi yang berpotensi menjadi titik kumpul pelajar setelah pengumuman kelulusan.

Tidak hanya di tingkat Polres, patroli serupa juga dilakukan serentak oleh seluruh Polsek jajaran di wilayah Kabupaten Kudus. Bhabinkamtibmas turut diterjunkan untuk memastikan situasi tetap aman di wilayah masing-masing.

Selain patroli, aparat juga berkoordinasi dengan pihak sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua siswa untuk mengimbau agar kelulusan dirayakan secara positif tanpa tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Patroli ini langkah preventif. Kami mengimbau siswa mensyukuri kelulusan dengan cara yang positif, tidak melakukan konvoi, balap liar, petasan, atau kegiatan yang mengganggu ketertiban umum,” tegas Kompol Eko.

Ia berharap kehadiran aparat gabungan dapat memberikan rasa aman sekaligus memastikan pengumuman kelulusan berjalan tertib tanpa gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Kudus.