DEPOK | HARIAN7.COM – Kantor Pertanahan (ATR/BPN) Kota Depok merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dengan menyembelih tiga ekor sapi dan 14 ekor kambing. Peningkatan jumlah hewan kurban ini menandai komitmen instansi terhadap nilai kekeluargaan dan gotong royong di lingkungan internal.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok Budi Jaya menyatakan bahwa seluruh proses pemotongan hingga pendistribusian daging kurban tahun ini dikerjakan sepenuhnya oleh pegawai internal, tanpa melibatkan pihak luar atau jasa jagal profesional.

“Tahun lalu kita menyembelih dua sapi dan 10 kambing. Tahun ini meningkat menjadi tiga sapi dan 14 kambing. Yang istimewa, semua dikerjakan oleh teman-teman pegawai sendiri. Ini untuk menjaga kekompakan dan semangat gotong royong di antara pegawai,” ujarnya di Kantor Pertanahan Kota Depok, Sabtu (30/5/2026).

Menurutnya, keterlibatan langsung pegawai dalam proses penyembelihan bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga sebagai sarana team building dan penguatan rasa persaudaraan antar-rekan kerja di tengah kesibukan tugas kedinasan.

Layanan Publik Tetap Berjalan

Di tengah perayaan Idul Adha, ATR/BPN Kota Depok juga memastikan bahwa akses layanan pertanahan bagi masyarakat tidak terputus. Instansi tersebut tetap membuka layanan pada hari Sabtu melalui program Pelayanan Pertanahan Akhir Pekan (PELATARAN).

Program PELATARAN yang beroperasi setiap Sabtu pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini bertujuan memudahkan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja biasa untuk mengurus dokumen pertanahan, seperti sertifikat hak milik, balik nama, atau konsultasi tanah.

“Meskipun dalam suasana perayaan, kami tetap berkomitmen melayani masyarakat. Layanan PELATARAN tetap buka seperti biasa pada hari Sabtu agar warga yang membutuhkan urusan pertanahan tidak terkendala,” tambahnya.

Dengan kombinasi antara penguatan nilai internal melalui kegiatan kurban berbasis gotong royong dan keberlanjutan layanan publik, ATR/BPN Kota Depok berharap dapat mempertahankan kinerja yang profesional sekaligus humanis di mata masyarakat Depok.