Laporan: Shodiq

NGANJUK,HARIAN7.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah di Desa Nglawak, Kertosono, Nganjuk, Sabtu (16/5).

Langkah ini diambil untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dari tingkat akar rumput.

Prabowo menegaskan bahwa kombinasi KDKMP dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Lewat program MBG, presiden menyimulasikan adanya potensi peredaran uang hingga Rp10,8 miliar per tahun di setiap desa.

“Artinya, tiap hari di desa beredar uang. Yang tanam lele, bawang merah, bikin tempe, dan jual telur, semua produsen di desa itu hidup karena hasilnya terserap langsung,” ujar Prabowo.

Selain menggerakkan sektor riil, koperasi desa ke depan akan difungsikan sebagai pusat layanan keuangan rakyat.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah telah memangkas bunga kredit program ultra mikro PNM Mekaar dari 24 persen menjadi di bawah 10 persen.

Meski optimis, Prabowo mengingatkan adanya tantangan penyimpangan anggaran dalam skala besar ini. Ia menegaskan tidak akan segan mencopot pejabat yang menyalahgunakan kewenangan.

“Siapapun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahkan kewenangan, akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan,” tegasnya.

Program terintegrasi ini diharapkan mampu memutus rantai distribusi yang panjang, membuka akses pembiayaan murah, serta mendorong industrialisasi berbasis pedesaan di seluruh Indonesia.(*)