May Day di Kudus Tanpa Aksi Jalanan, Ratusan Buruh Pilih Kerja Bakti dan Santunan
Laporan: Tambah Santoso
KUDUS | HARIAN7.COM | HARIAN7.COM – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Kudus berlangsung berbeda. Ratusan pekerja dari berbagai serikat memilih mengisi momentum tersebut dengan kegiatan sosial dan kerja bakti di Komplek Balai Jagong, Jumat (1/5/2026) pagi.
Mengusung tema “Mengawal Regulasi Ketenagakerjaan yang Adil Bagi Semua”, kegiatan yang digelar oleh KSPSI Kabupaten Kudus ini berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi.
Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada pekerja yang tertimpa musibah, dilanjutkan doa bersama, hingga pembagian titik kerja bakti. Para peserta kemudian membersihkan area Balai Jagong dan GOR Wergu Wetan, sebelum menutup kegiatan dengan sarapan bersama dan pembagian doorprize.
Ketua DPC KSPSI Kudus, Andreas Hua, menegaskan bahwa peringatan May Day tahun ini difokuskan pada kegiatan yang konstruktif.
“Peringatan May Day kami kemas dalam dua kegiatan, yaitu penyampaian aspirasi pekerja dan kerja bakti. Kami berkomitmen menjaga situasi tetap kondusif tanpa aksi turun ke jalan,” ujarnya.
Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir, di antaranya Bupati Kudus Ars Samani Intakoris, Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo, serta Dandim 0722/Kudus Letkol Yuusufa Allan Andriasie.
Bupati Kudus Ars Samani Intakoris mengapresiasi pelaksanaan May Day yang berlangsung aman dan kondusif.
“Peringatan May Day di Kudus berjalan damai, diisi kegiatan positif, aman, tertib, dan kondusif. Aspirasi pekerja juga akan kami teruskan ke pemerintah yang lebih tinggi,” katanya.
Senada, Kapolres Kudus Heru Dwi Purnomo menilai kegiatan ini mencerminkan kedewasaan pekerja dalam menyampaikan aspirasi.
“Ini menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi serta kepedulian terhadap lingkungan. Kami akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang menjaga ketertiban dan memperkuat persatuan,” ujarnya.
Peringatan May Day di Kudus tahun ini pun menjadi contoh pendekatan berbeda dalam menyuarakan aspirasi, dengan mengedepankan aksi sosial sekaligus memperkuat solidaritas antarpekerja.













Tinggalkan Balasan