HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pelajar Salatiga Olah AI Jadi Media Edukasi Kamtibmas, Ini Para Juaranya

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM  – Cara penyampaian pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kini mulai bergeser mengikuti perkembangan teknologi. Di Salatiga, pelajar tingkat SLTA justru tampil di garis depan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) sebagai medium kampanye yang kreatif dan relevan.

Inovasi itu terlihat dalam Lomba AI bertema “Himbauan Kamtibmas” yang digelar Polres Salatiga dalam rangka Kapolres Salatiga Cup. Kompetisi ini menjadi ruang eksplorasi bagi generasi muda untuk mengolah teknologi menjadi konten edukatif yang mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga:  Tingkatkan Sinergitas, Danyon Raider 411 Silaturahmi ke Polres Salatiga

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi menyebut, lomba tersebut menjadi langkah strategis untuk mengarahkan pelajar agar tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen konten yang berdampak.

“Melalui lomba ini, kami ingin mengajak pelajar untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator yang mampu menghasilkan konten positif dan edukatif bagi masyarakat,” ujar Ade, Minggu (26/4/2026).

Dalam ajang ini, peserta ditantang merancang konten berbasis AI yang memuat imbauan kamtibmas, mulai dari isu keamanan lingkungan hingga kesadaran tertib sosial. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga kekuatan pesan dan kreativitas penyajian.

Baca Juga:  Satgas Patnal Rutan Salatiga Dikukuhkan, Perkuat Pengawasan dan Cegah Pelanggaran Internal

Hasilnya, Clara Naila Alvira Arrosikha dari SMKN 2 Salatiga keluar sebagai juara pertama. Sementara itu, posisi kedua diraih Evan Shallom Sangkakala dari SMA Negeri 3 Salatiga, dan juara ketiga ditempati Aini Salsabila dari SMK Bhakti Nusantara Salatiga.

Penghargaan kepada para pemenang diserahkan langsung dalam penutupan rangkaian Kapolres Salatiga Cup yang digelar bersamaan dengan final e-sport cabang PUBG di Museum Polres Salatiga.

Baca Juga:  Rakernas, SMSI Minta Presiden Jokowi Tidak Menandatangani Rancangan Perpres Publisher Right

Polres Salatiga menilai, karya para peserta menunjukkan bahwa teknologi AI dapat dimanfaatkan secara positif untuk membangun kesadaran publik. Melalui pendekatan kreatif ini, pesan kamtibmas diharapkan lebih efektif menjangkau masyarakat luas.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan mampu terus mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif, inovatif, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!