HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Halal Bihalal BOREG SURAN, Ribuan Warga Padati Lapangan dan Reog Kian Mengakar di Surabaya

Laporan: Ninis

SURABAYA | HARIAN7.COM – Ribuan warga memadati lapangan futsal Kalilom Lor, Surabaya, dalam gelaran halal bihalal yang diinisiasi Komunitas BOREG SURAN (Bolo Reyog Suroboyo Pinggiran), Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini tak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang temu lintas komunitas untuk merawat eksistensi seni Reog di tengah perkembangan zaman.

Sejak awal acara, suasana berlangsung semarak. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari pembukaan hingga puncak pertunjukan seni tradisional. Lagu Indonesia Raya yang dikumandangkan di awal acara menambah nuansa kebersamaan sekaligus semangat nasionalisme.

Baca Juga:  Silaturahmi Dengan Wartawan, Calon Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi Siap Prioritaskan Solusi Lingkungan dan Ekonomi untuk Masa Depan Kota

Prosesi halal bihalal menjadi momen hangat saat para peserta saling bersalaman dan bermaaf-maafan. Interaksi antaranggota komunitas pun terasa cair, memperkuat jalinan persaudaraan yang selama ini terbangun.

Puncak acara diisi dengan penampilan Reog dari berbagai kelompok. Atraksi dadak merak, tari jatil, hingga ganongan disuguhkan secara bergantian dan berhasil memikat perhatian penonton. Antusiasme warga terlihat dari saweran yang diberikan kepada para penampil sebagai bentuk apresiasi terhadap pelestarian budaya.

Baca Juga:  Kapolres Bersama Forkopimda Hadiri Hari Jadi Ngawi ke-665

Ketua panitia, Trio Harmoko, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat solidaritas sekaligus menjaga keberlangsungan seni Reog di Surabaya.

“Kami ingin menjaga kekompakan dan mempererat persaudaraan. Melalui kegiatan ini, kami juga mendorong agar Reog Ponorogo mampu beradaptasi di era digital dan tetap menjadi kebanggaan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, mulai dari komunitas, aparat setempat, hingga masyarakat yang turut menyukseskan acara tersebut.

Baca Juga:  Pelaksanaan Proyek Dinilai Masih Amburadul, MPC Pemuda Pancasila Kota Salatiga Akan Bentuk Forum dan Siap Kawal

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya sesepuh Reog Surabaya yang dikenal sebagai Mbah Santoso atau Mbah Jan, serta perwakilan pemerintah setempat seperti ketua RW dan lurah.

Melalui kegiatan ini, BOREG SURAN menunjukkan bahwa Reog tidak hanya bertahan sebagai warisan budaya, tetapi juga terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat perkotaan. Halal bihalal ini pun menjadi penegas bahwa kolaborasi antar komunitas menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan seni tradisional di era modern.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!