HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Gerindra Kehilangan Sosok Merakyat, Sukardiyono “Godres” Wafat di Awal Masa Jabatan

Laporan: Ratmaningsih

MAGELANG | HARIAN7.COM – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Partai Gerindra Jawa Tengah. Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2024–2029, Sukardiyono yang akrab disapa “Godres”, meninggal dunia pada Jumat (17/4/2026) siang, saat masa pengabdiannya baru berjalan.

Almarhum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 12.05 WIB di RSUD Tidar, Kota Magelang, setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif akibat gangguan kesehatan. Kabar kepergiannya mengejutkan banyak pihak, mengingat ia masih aktif menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Beberapa hari sebelum wafat, Sukardiyono bahkan masih terlihat menghadiri kegiatan bersama masyarakat di wilayah Magelang. Aktivitas tersebut mencerminkan komitmennya yang tinggi terhadap tugas dan konstituen.

Baca Juga:  2.000 Peserta Meriahkan Jalan Sehat Milad ke-20 Bina Insani, Aksi Solidaritas Palestina Jadi Sorotan

Sukardiyono merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Tengah 6 yang meliputi Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Boyolali. Di mata kolega dan warga, ia dikenal sebagai sosok sederhana, mudah bergaul, dan dekat dengan masyarakat.

Selama menjabat, almarhum disebut aktif memperjuangkan berbagai program pembangunan, terutama infrastruktur desa dan bantuan sosial bagi warga. Kiprahnya membuat ia cukup dikenal dan dicintai di daerah pemilihannya.

Baca Juga:  Ratusan Ribu Warga Ambarawa Tumpah Ruah Padati Ruas Jalan Saksikan Pawai Budaya HUT RI Ke-77

Jenazah almarhum telah dimakamkan di Desa Grabag, Kabupaten Magelang, pada Jumat sore. Sejak siang hingga malam hari, rumah duka dipadati pelayat dari berbagai kalangan. Karangan bunga ucapan duka tampak berjejer, datang dari sejumlah tokoh, mulai dari pimpinan daerah, partai politik, hingga masyarakat.

Perwakilan keluarga melalui asisten pribadi almarhum, Nurkholis, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut Sukardiyono sebagai pribadi yang selalu menebar kebaikan.

“Benar, Bapak sudah menghadap Sang Ilahi. Beliau orang baik, selalu membantu siapa saja. Mohon doa dari semuanya,” ujar Nurkholis.

Baca Juga:  Tikungan Selumut Pakis Kembali Telan Korban, Warga Berharap Ada Perhatian Khusus

Untuk mengenang dan mendoakan almarhum, keluarga menggelar tahlilan selama tujuh hari berturut-turut. Malam pertama tahlil dihadiri ratusan pelayat dari berbagai unsur, mulai tokoh politik lintas partai, tokoh agama, hingga masyarakat umum.

Kepergian Sukardiyono di awal masa jabatan ini meninggalkan kehilangan besar, terutama bagi masyarakat di daerah pemilihannya. Sejumlah rencana dan program kerja yang telah disusun kini belum sempat direalisasikan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!