HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Bidik Jawa Tengah, AHY Dorong Demokrat Bergerak Lebih Agresif

SEMARANG | HARIAN7.COM – Ketua Umum Partai Demokrat sekaligus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, melontarkan tiga strategi yang diklaim dapat mengangkat kembali elektabilitas partainya di Jawa Tengah.

Tiga jurus itu meliputi konsolidasi internal, penguatan mesin partai, serta langkah agresif merebut dukungan pemilih. Pernyataan tersebut menegaskan upaya Demokrat membaca ulang peta politik di salah satu provinsi dengan bobot elektoral terbesar di Indonesia.

Baca Juga:  Hujan Deras Robohkan Jembatan Pledokan - Duren, Ratusan Warga Sumowono Terisolasi, Titian Bambu Jadi Andalan

AHY menempatkan konsolidasi sebagai pekerjaan mendasar. Ia menyebut fragmentasi internal akan menjadi hambatan serius bila tidak segera dirapikan. “Jawa Tengah wilayah besar dengan kompleksitas tinggi. Tanpa kebersamaan, target politik sulit tercapai,” ujarnya.

Pada tahap berikutnya, AHY menyoroti kebutuhan memperkuat organisasi. Ia menilai daya saing partai bertumpu pada soliditas struktur dan kualitas kader di lapangan. Kader, menurut dia, tidak hanya dituntut loyal, tetapi juga berani berhadapan dengan kompetitor politik yang lebih dulu mengakar.

Baca Juga:  NBA, Milwaukee Bucks Tambah Kekuatan dengan Kehadiran Rajon Rondo sebagai Pelatih Tamu

“Kami butuh kader yang tidak ragu menghadapi persaingan. Kekuatan itu ada pada organisasi dan militansi,” kata AHY.

Adapun strategi terakhir, yakni merebut kemenangan, diartikan sebagai perubahan pendekatan dari pasif menjadi ofensif. AHY meminta kader tidak sekadar menunggu momentum elektoral, melainkan aktif menjangkau masyarakat dan membangun basis dukungan.

Baca Juga:  Penataran di Lembah Tidar, Menteri Kabinet Prabowo Siapkan Diri untuk Tugas Baru

Istilah “rebut” yang ia gunakan mengisyaratkan bahwa kontestasi di Jawa Tengah akan berlangsung ketat. Demokrat, kata dia, harus bekerja lebih terukur untuk mengonversi dukungan menjadi suara.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Demokrat tengah menyiapkan manuver serius untuk menantang dominasi politik di Jawa Tengah pada pemilu mendatang.(Sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!