HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

PPDFI Temanggung Resmi Deklarasi, Bupati Agus Setyawan Dorong Kemandirian Disabilitas

Laporan: Wahono | Kabiro Kedu

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI) Komda Kabupaten Temanggung resmi dideklarasikan di Desa Gandon, Kecamatan Kaloran, Jumat (10/5/2026). Momentum ini menjadi langkah awal penguatan peran penyandang disabilitas dalam pembangunan daerah berbasis kesetaraan.

Deklarasi tersebut dihadiri Bupati Temanggung Agus Setyawan, jajaran Forkopimda, camat, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, serta anggota PPDFI dari berbagai daerah.

Baca Juga:  Rawan Longsor dan Angin Ribut, Pemkab Temanggung Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Dalam sambutannya, Agus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan komunitas disabilitas untuk mendorong kemandirian serta pemenuhan hak yang setara.

“PPDFI diharapkan mampu mewarnai pembangunan daerah melalui kolaborasi aktif,” ujar Agus.

Ia juga mendorong para anggota PPDFI untuk terus berkarya dan berkontribusi, meski menghadapi keterbatasan fisik maupun ekonomi. Pemerintah Kabupaten Temanggung, lanjutnya, berkomitmen meningkatkan akses layanan publik yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Peringatan Hari RI ke-77, Bendera Pengayoman dan HDKD Berkibar di Puncak Gunung Slamet

Ketua PPDFI Temanggung, Husen, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang deklarasi organisasi, tetapi juga mempererat silaturahmi antaranggota dalam suasana Halal Bihalal.

“Kami berterima kasih atas dukungan Bupati Temanggung, Camat Kaloran, dan semua pihak. Dukungan pemerintah selama ini sangat berarti bagi kami,” kata Husen.

Baca Juga:  Miliki Berat Badan Berlebih, Arifah Minta Bantuan Damkar Untuk Pindahkan Anaknya

Menurut dia, kehadiran kepala daerah secara langsung menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap eksistensi dan perjuangan penyandang disabilitas di daerah.

Deklarasi ini juga dirangkaikan dengan kegiatan pengajian yang diikuti masyarakat sekitar, sebagai bentuk keterlibatan sosial sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah komunitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!