HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Lonjakan Kendaraan di Exit Tol Tingkir, Polisi Berlakukan One Way Lokal

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Kepadatan arus kendaraan terjadi di Exit Tol Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (19/3/2026), menyusul lonjakan volume lalu lintas akibat pemberlakuan sistem satu arah (one way) dari arah Jakarta. Polisi pun menerapkan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal untuk mengurai kemacetan.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi turun langsung ke lapangan bersama personel Pos Pelayanan Exit Tol Tingkir dan Tim Pemecah Arus Satlantas guna mengatur arus kendaraan yang meningkat signifikan.

Baca Juga:  Arab Saudi Perketat Aturan Masjid: Larang Pengemis, Ajak Jemaah Berdonasi Melalui Lembaga Resmi

Kepadatan semakin terasa karena keterbatasan ruas jalan setelah keluar tol yang hanya berupa satu jalur dua arah, baik menuju pusat Kota Salatiga maupun ke arah Suruh, Kabupaten Semarang.

“Arus lalu lintas meningkat cukup signifikan sehingga terjadi kepadatan. Kami lakukan rekayasa dengan sistem buka tutup atau one way lokal dari Exit Tol hingga Perempatan Tingkir,” ujar Ade di sela pengaturan arus.

Selain sistem buka tutup, petugas juga melakukan pengalihan arus. Kendaraan yang hendak menuju Exit Tol diarahkan melalui Jalur Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, sementara arus dari arah Suruh dialihkan melalui Jalur Tegalwaton.

Baca Juga:  Ajang The WIC, Wamenlu: Indonesianis Berperan Kenalkan Kebijakan Indonesia ke Dunia

“Dengan pengalihan ini, kepadatan di sekitar Exit Tol dapat segera terurai,” katanya.

Ade mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran arus mudik. Menurut dia, jalur alternatif telah disiapkan dan personel ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu pengendara.

Baca Juga:  Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Pekalongan dan Batang: Jembatan Baru, Harapan Baru

Upaya rekayasa tersebut dinilai efektif. Dalam waktu sekitar 30 menit hingga satu jam setelah penerapan, arus lalu lintas berangsur kembali normal.

“Setelah dilakukan rekayasa, arus lalu lintas kembali normal dan kami kembalikan ke kondisi semula,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengaturan lalu lintas sehingga penanganan kepadatan dapat berjalan lancar.

Dengan langkah cepat tersebut, diharapkan arus mudik di wilayah Salatiga tetap aman, lancar, dan terkendali.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!