HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Atasi Isolasi Wilayah, Pangdam IV/Diponegoro Resmikan 39 Jembatan Perintis di Jateng-DIY

Editor: Shodiq

GROBOGAN|HARIAN7.COM– Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin menghadiri peluncuran 200 Jembatan Perintis Garuda yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) secara daring dari Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Senin (9/3/2026). Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI AD dalam menyediakan infrastruktur penghubung bagi masyarakat di pelosok daerah.

Dalam acara tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto turut memberikan sambutan sekaligus meresmikan total 200 jembatan di seluruh Indonesia. Presiden juga menyempatkan diri menyapa warga di berbagai lokasi pembangunan guna memastikan akses tersebut memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

Baca Juga:  Longsor Terjang Sumowono, TNI dan Warga Bahu-Membahu Pulihkan Akses Jalan

Khusus di wilayah Kodam IV/Diponegoro, sebanyak 39 unit jembatan perintis telah berhasil rampung dibangun secara bertahap di berbagai kabupaten di Jawa Tengah dan DIY.

Pada tahap I, Kodam IV/Diponegoro membangun empat unit jembatan yang berlokasi di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, dan Wonogiri. Pembangunan berlanjut pada tahap II dengan 13 unit jembatan yang tersebar di Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Pekalongan, Tegal, Semarang, Grobogan, Rembang, Sleman, hingga Magelang.

Baca Juga:  Dandim 0736/Batang Resmikan Perumahan Pesona Griya Batang Menjadi Kampung Pancasila

Memasuki tahap III, sebanyak 20 unit Jembatan Armco dibangun, mencakup 13 unit di Pemalang, lima unit di Purbalingga, serta masing-masing satu unit di Kudus dan Banjarnegara.

Baca Juga:  Perkuat Ketahanan Pangan, Tim Kemhan dan Dandim 0714/Salatiga Survei Lokasi Batalyon Pertanian di Bancak

Selain program pusat, Kodam IV/Diponegoro secara swadaya menginisiasi pembangunan dua unit Jembatan Bailey di Kabupaten Purbalingga. Langkah ini diambil sebagai solusi cepat untuk memulihkan konektivitas warga pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!