HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Dugaan Pengeroyokan “Perang Sarung” Pelajar di Argomulyo, Polisi Telusuri Keterlibatan Belasan Orang

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Seorang pelajar berusia 14 tahun menjadi korban dugaan pengeroyokan di Jalan Mertani, Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Kamis (26/2/2026) dini hari. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.15 WIB, tepat di depan Kantor PPAT Mubarok Sabdo, SH., M.Kn.

Jajaran Polsek Argomulyo bersama personel gabungan Polres Salatiga mendatangi lokasi kejadian untuk penanganan awal. Kapolsek Argomulyo, AKP Azis Ma’arif, S.E., menyebut sejumlah unsur kepolisian diterjunkan.

Baca Juga:  Meriah! Warga Binaan Rutan Salatiga Ikut Lomba Pitulasan, Tawa dan Haru Warnai Perayaan HUT RI ke-80

“Personel yang terlibat dalam penanganan awal antara lain Pamapta Polres Salatiga, Piket Reskrim dan Intelkam Polres Salatiga, Piket Zona Samapta, Piket Bigbond Polsek Argomulyo, serta Piket Reskrim Polsek Argomulyo,” kata AKP Azis Ma’arif.

Korban berinisial H (14), pelajar warga Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo. Ia mengalami luka pada bagian mulut dan kepala akibat dugaan pengeroyokan.

Keterangan saksi menyebut kejadian bermula saat terdengar letusan kembang api. Ketika saksi keluar rumah, korban sudah dikeroyok sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang. Para pelaku diduga memukul menggunakan sarung dan helm, serta menyalakan kembang api. Teriakan saksi membuat kelompok tersebut melarikan diri.

Baca Juga:  Miris! 15 Penerima Bansos Diduga Disunat, Ini Tanggapan Kades Duren dan Kadispermades Kab Semarang

Polisi telah mengidentifikasi satu terduga pelaku berinisial H.S. (24), warga Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Aparat masih melakukan pengembangan.

“Saat ini petugas masih melakukan pendalaman dan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya,” ujar AKP Azis.

Langkah kepolisian meliputi cek dan olah TKP tambahan, wawancara korban dan saksi, pengumpulan bahan keterangan di sekitar lokasi, evakuasi korban, serta koordinasi dengan PMI Kota Salatiga untuk penanganan medis.

Baca Juga:  PPP Jepara Panaskan Mesin Partai, Targetkan Tiga Kursi di Pemilu 2029

Kepolisian mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama pada jam rawan menjelang sahur, guna mencegah aksi “perang sarung” yang berpotensi menimbulkan korban dan gangguan kamtibmas. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan kondusif, sementara proses penyelidikan terus berlanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!