SPPG dan 1.179 Gudang Pangan Polri Diresmikan, Prabowo: Keamanan Pertama Adalah Aman dari Lapar
JAKARTA | HARIAN7.COM – Peresmian dan peletakan batu pertama 1.179 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026), menjadi panggung apresiasi Presiden RI Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Agenda itu disebut sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional, termasuk dukungan terhadap program SPPG.
Di hadapan jajaran Polri, Prabowo menilai kepemimpinan Jenderal Sigit menunjukkan pembacaan yang utuh atas tugas pokok kepolisian, tak hanya menjaga hukum dan ketertiban, tetapi juga merespons kebutuhan dasar masyarakat.
“Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran dan pimpinan telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pemimpin, seorang panglima, beliau dengan jajarannya telah menganalisa tugas pokok yang diajarkan kepada kita sewaktu kita masih sangat muda,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, keamanan bukan semata perkara situasi yang tertib. Ia menekankan dimensi kesejahteraan sebagai fondasi ketenteraman sosial.
“Tapi faham yang lebih besar adalah keamanan dan ketertiban yang sesungguhnya adalah manakala masyarakat merasa aman merasa bahagia merasa punya harapan, manusia di manapun,” kata Prabowo.
Ia lalu mengurai pandangannya tentang makna aman yang paling dasar. “Apapun agamanya apapun rasnya, etnisnya, manusia manapun yang utama pemikirannya dan perhatiannya adalah keamanan dan kesejahteraan keluarganya, anak-anaknya, keamanan yang pertama adalah aman dari lapar,” tuturnya.
Pembangunan gudang ketahanan pangan Polri, termasuk penguatan peran SPPG, dinilai selaras dengan agenda besar pemerintahan menuju Indonesia Emas 2045 melalui Asta Cita. Prabowo menyebut inisiatif tersebut sebagai bentuk kesadaran strategis pimpinan Polri dalam membaca kebutuhan zaman.
“Sebagai pemimpin, saya sangat menghargai tadi, inisiatif, kesadaran pimpinan Polri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya, beserta pimpinan telah melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang pemimpin, seorang panglima,” ungkap Prabowo.(Yuanta)












Tinggalkan Balasan