HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

ODGJ Mengamuk Bawa Sajam di Bawen, Arus Lalin Sempat Terhambat

 

KAB. SEMARANG| HARIAN7.COM – Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di tengah Jalan Palagan Ngrawan, tepatnya di depan Pasar Hewan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (12/12/2025) sore. Pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) ini mengganggu pengguna jalan dan sempat menghambat arus lalu lintas di jalur Bawen-Ambarawa.

Kejadian ini menarik perhatian warga dan pengguna jalan, serta sempat viral di media sosial. Berkat bantuan warga dan pengendara yang melintas, personel Polsek Bawen berhasil mengamankan pria tersebut.

Baca Juga:  Jalur Vital Salatiga-Kedungjati Bertahun-tahun 'Akrab' Tambal Sulam, Warga Keluhkan Status Jalan Tak Kunjung Permanen

Kapolsek Bawen AKP Wiwid Wijayanti SH. MH., membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pelaku berinisial AJ (39), warga Ngrawan Kidul, Bawen, diamankan setelah aksinya mengganggu ketertiban umum.

“Kejadian ini juga sempat ramai menghiasi beberapa platform media sosial, dan dibantu warga maupun pengguna jalan yang melintas, seorang laki-laki yang diduga ODGJ ini berhasil diamankan,” tutur AKP Wiwid, Jumat (12/12/2025).

Baca Juga:  Libur Natal 2025: Wisata Kabupaten Semarang Membeludak, Kapolres Pastikan Situasi Kondusif

Menurut keterangan tokoh masyarakat setempat, AJ memang dikenal mengalami depresi dan sering menyendiri di lingkungannya. Namun, penyebab pasti AJ membawa sajam dan mengamuk di area pasar hewan belum diketahui.

“Di lingkungan tempat tinggalnya, AJ memang dikenal mengalami depresi dan sering terdiam. Namun kurang diketahui jelasnya, kenapa AJ bisa membawa sajam dan mengamuk di seputaran pasar hewan Bawen,” papar Kapolsek.

Baca Juga:  Ditinggal Salat Magrib, Rumah Warga Pabelan Hangus Terbakar Akibat Oven Kayu

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, baik dari pihak masyarakat maupun personel kepolisian yang dipimpin oleh Ka SPKT Aiptu Agung.

Setelah diamankan, AJ menjalani asesmen bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bawen dan Puskesmas Bawen. Berkoordinasi dengan pihak keluarga dan perangkat desa setempat, AJ kemudian dirujuk ke RSJ dr. Soerojo Magelang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.(*)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!