HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pemkot Semarang Aktif Awasi Kualitas Keamanan Pangan

Dinas ketahanan pangan Kota Semarang saat mengecek evaluasi hasil pangan higienis. 


SEMARANG | HARIAN7.COM – Hasil pangan yang higienis dan sehat menjadi acuan kinerja Pemerintah Kota Semarang untuk aktif mewujudkan ketahanan pangan berkualitas.

Seperti belum lama ini berhasil mendapat temuan produk pangan melalui evaluasi pengawasan pangan dengan kondisi kurang aman beredar di masyarakat. 

Baca Juga:  Polres Cilacap Ganti Nama Jadi Polresta Cilacap, Ini Dasarnya

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Bambang Pramusinto membenarkan perihal temuan bidang pengawasan pangan, ketika mengevaluasi produk pangan untuk masyarakat tersebut.

“Dalam kurun waktu seminggu terakhir, ada penemuan hasil kondisi pangan kurang aman beredar ke pasar tradisional. Di antaranya sayuran, hingga dugaan label belum memenuhi syarat,” ujarnya, kepada wartawan, Sabtu (29/7/2023). 

Baca Juga:  Sedekah Bumi Dusun Joho Gelar Syukuran dan Wayang Kulit, Semar Bangun Kayangan

Menurutnya, Hasil temuan tersebut masih belum bisa disebut darurat pangan higienis. Namun kondisi saat ini masih dalam status kurang aman. 

“Darurat sih tidak hanya  memang masih ditemukan pangan yang kurang aman,” jelasnya. 

Menanggapi soal data status, lanjutnya, Masyarakat dapat mengecek secara real time melalui pendataan atau rekap hasil kinerja evaluasi pengawasan.

Baca Juga:  Setahun Membeli Mitsubishi Pajero Tak Kunjung Mendapatkan Dokumen Kendaraan, Konsumen Akan Gugat Dealer Borobudur

Bambang menuturkan, Rekap hasil pengecekan telah terfasilitasi melalui akses dari kantor Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang.

Bambang menambahkan, Dari akses tersebut masyarakat dapat menemukan presentase kenaikan kumulatif temuan evaluasi uji dari mobil laboratorium pangan.

“Untuk data-datanya dapat melalui akses kantor Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang,” pungkasnya. 

Penulis : Andi Saputra

Editor   : M.Nur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!