HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Festival Komukino USM 2025 Bertema Besar “Jateng Ayem”, Pop Java Fest Hadirkan Semangat Lewat Kompetisi Vokal

 

SEMARANG|HARIAN7.COM— Festival Komukino Universitas Semarang (USM) kembali digelar untuk memperingati tahun ke-11 sebagai ruang ekspresi mahasiswa Ilmu Komunikasi yang menghadirkan berbagai kompetisi, pertunjukan, dan program kreatif, dengan mengusung tema besar “Jateng Ayem”, Komukino 2025 mengajak publik merasakan suasana hangat, damai, dan kaya budaya Jawa Tengah yang dikemas dengan sentuhan modern.

Salah satu kompetisi unggulan yang akan tampil pada festival tahun ini adalah Pop Java Fest, yaitu lomba menyanyi lagu Jawa ber-genre pop, pesertanya dikhususkan untuk pelajar SMA/SMK/MA se-Kota Semarang. Kompetisi ini menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan vokal, serta apresiasi budaya Jawa di kalangan generasi muda.

Baca Juga:  Temuan Mayat di Res Siranda PDAM Tirta Moedal, Polda Jateng Periksa 8 Saksi

Ketua Devisi Kompetisi Pop Java Fest, Latief Bryan Wiranata, menjelaskan bahwa kompetisi ini digagas sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian budaya melalui musik populer. “Pop Java Fest hadir untuk memberi ruang bagi pelajar mengekspresikan musikalitas mereka sambil tetap membawa identitas budaya Jawa,” ujarnya.

Baca Juga:  Satgas Pangan Polri Pastikan Harga Bapokting di Semarang Stabil Pasca-Natal

Kompetisi ini menjadi kontribusi dari Karesidenan Surakarta dan Karesidenan Kedu dalam rangkaian Festival Komukino 2025.

Rangkaian kegiatan Pop Java Fest mencakup pendaftaran pada 16 November–11 Desember 2025, babak penyisihan pada 8–11 Desember 2025, dan pengumuman finalis pada 13 Desember 2025. Finalis akan tampil dalam puncak acara Komukino pada 18 Desember 2025 di Auditorium Universitas Semarang, membawakan lagu-lagu Jawa termasuk salah satu karya populer Denny Caknan.

Dari sisi pelaksanaan acara, Intan Arifiana dari devisi acara memastikan konsep Pop Java Fest dirancang ringkas, efektif, dan tetap mencerminkan tema “Jateng Ayem”.

Baca Juga:  Merti Bumi Serasi Susuk Wangan di Umbul Senjoyo, Tradisi Pelestarian Alam dan Budaya Kabupaten Semarang

Penataan rundown, teknis panggung, sound system, dan pencahayaan dipersiapkan agar suasana kompetisi terasa nyaman dan mendukung penampilan peserta.
Dengan hadirnya Pop Java Fest, Festival Komukino USM 2025 diharapkan mampu menghadirkan acara yang tidak hanya menghibur tetapi juga memperkuat kedekatan generasi muda dengan budaya Jawa melalui kompetisi musik yang modern dan relevan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!