HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Insiden Kapal Basarnas Meledak, Jenazah Diduga Jurnalis Metro TV Ditemukan di Halmahera Selatan

HALSEL | HARIAN7.COM – Setelah lima hari pencarian, jenazah yang diduga sebagai Sahril Helmi, jurnalis Metro TV yang tenggelam dalam insiden meledaknya kapal Basarnas, ditemukan di perairan Halmahera Selatan pada Sabtu (8/2/2025). Penemuan ini berawal dari laporan warga Desa Sebatang yang melihat jasad terapung di laut.

Baca Juga:  Peran Yaqut di Balik Pembagian Kuota Haji Tak Wajar, KPK Beberkan Temuan

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, menyampaikan bahwa laporan warga diterima oleh tim SAR gabungan pada pukul 10.50 WIT. Tim kemudian bergerak menuju lokasi menggunakan searider milik Polairud. Dalam perjalanan, mereka bertemu dengan tim lain yang telah membawa jenazah menggunakan speedboat ke Pelabuhan Babang Bacan.

Baca Juga:  Tragis! Pengendara Motor Asal Salatiga Meninggal Dunia Akibat Menabrak Pohon di Ampel Boyolali

“Setibanya di RSUD Labuha sekitar pukul 12.15 WIT, jenazah langsung diidentifikasi sembari menunggu kedatangan keluarga korban,” ujar Iwan.

Ia menambahkan, tim SAR telah mengonfirmasi melalui video call dengan pihak keluarga bahwa jenazah tersebut kuat diduga adalah Sahril Helmi.

Baca Juga:  Jokowi Sambangi Prabowo di Kertanegara, Pertemuan Berlangsung Dua Jam

Insiden tragis ini terjadi pada Minggu (2/2) malam di perairan Gita, Tidore Kepulauan. Kapal Basarnas Ternate yang sedang menjalankan misi evakuasi dua nelayan yang kapalnya mengalami mati mesin tiba-tiba meledak. Peristiwa tersebut menewaskan tiga orang, termasuk Sahril yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Baca Juga:  Bank Syariah Sragen Luncurkan 4 Aplikasi Inovatif di Bulan Inklusi Keuangan

Kini, jenazah yang diduga sebagai Sahril Helmi tengah menunggu konfirmasi resmi dari pihak keluarga di RSUD Labuha, Halmahera Selatan.(Dum)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!