HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Prabowo Subianto Tekankan Pentingnya Kekuatan Ekonomi dan Geopolitik Indonesia dalam Debat Capres Ketiga

Istimewa.

JAKARTA | HARIAN7.COM – Calon Presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto, menyoroti signifikansi penguatan ekonomi dalam negeri sebagai fondasi utama hubungan internasional Indonesia. 

Pada debat Capres ketiga Pemilu 2024, Prabowo fokus pada kepentingan geopolitik dan ekonomi, dengan keyakinan bahwa kesuksesan dalam bidang tersebut akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin di kawasan selatan-selatan.

Baca Juga:  Kombes Pol Hendra Rochmawan, S.I.K.,M.H : Unsoed Harus Kita Rawat dan Jaga Bersama, Pentingnya Edukasi Hukum di Era Demokrasi dan Digital

Prabowo menyampaikan bahwa memperkuat ekonomi dalam negeri, menjaga kekayaan alam, dan melakukan hilirisasi adalah kunci untuk meningkatkan nilai tambah. 

Ia menekankan bahwa dengan mengumpulkan kekuatan aset dan keuangan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat, Indonesia akan lebih dihormati dan didengar di dunia internasional, terutama di wilayah selatan.

Menurut Prabowo, Indonesia telah menjadi panutan bagi negara-negara di Afrika karena keberhasilannya dalam menjaga inflasi rendah, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan surplus perdagangan. 

Baca Juga:  Unit Samsat Pembantu Majenang Satlantas Polresta Cilacap Berikan Penyuluhan Bayar Pajak Online

Ia berpendapat bahwa kepemimpinan Indonesia di dunia internasional akan tercermin oleh keberhasilan dalam mengelola kekayaan, mengatasi kemiskinan, meraih teknologi, dan menjadi negara industri.

Dalam tanggapannya, calon presiden nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, menyoroti potensi besar Indonesia dalam kerja sama selatan-selatan. 

Baca Juga:  Menolak Biayai Nikah, Anak Nekat Pukul Kepala Ayah Kandung Hingga Tewas

Ia menekankan pemanfaatan sumber daya alam dan teknologi baterai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kekuatan ekonomi. 

Tanggapan Anies Baswedan menilai bahwa penjelasan Prabowo tidak menjelaskan peran Indonesia di kawasan selatan-selatan, lebih berfokus pada bagaimana membangun Indonesia.(Yuan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!