HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Kejari Salatiga Usut Dugaan Korupsi Hibah Ternak Sapi, 10 Orang Diperiksa

Ilustrasi.(Istimewa)

SALATIGA | HARIAN7.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Salatiga tengah mengusut dugaan kasus korupsi terkait hibah bantuan ternak sapi. Modus korupsi yang diduga dilakukan adalah pembagian tak merata kepada kelompok peternak sapi.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Salatiga, Sukamto, mengungkapkan bahwa kasus dugaan korupsi ini masih dalam proses pengumpulan data. Kejaksaan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan pembagian tak merata dalam bantuan ternak sapi tersebut. 

Baca Juga:  Terjadi Ledakan Didepan Pos Pam 1 Kartasura, Satu Orang Tak Dikenal Tergeletak Dengan Kondisi Luka

“Untuk proses permintaan keterangan sudah ada sekira 10 orang kami periksa. Informasinya, ada pembagian tidak merata itu awalnya, hibah dari dinas,” terangnya kepada wartawan, Jumat (22/3/2024).

Ia menambahkan, Kasus dugaan korupsi terkait hibah sapi kembali menjadi sorotan setelah masyarakat melaporkan adanya ketidaksesuaian antara turunnya hibah dengan keberadaan barang yang seharusnya diterima.

Baca Juga:  Indahnya Kebersamaan, Bentuk Sinergitas TNI-Polri dan Masyarakat Dalam Acara Hut Bhayangkara Ke-73 Polsek Ungaran

Sukamto menjelaskan, kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Kejari ini terjadi pada tahun 2023. Selama proses pengumpulan data ini, belum dapat disimpulkan sumber bantuan hibah murni dari dinas, pemerintah pusat maupun aspirasi dewan.

“Kemudian, kami juga mendalami kasus soal aset tanah milik negara atau pemerintah dijual oleh seseorang. Kemudian, nilainya sekira 300 juta lebih. Baik, dugaan korupsi sapi, tanah, juga lainnya kejari sangat konsentrasi,”jelasnya.

Baca Juga:  Bawaslu Cilacap Sosialisasi Perbawaslu No 8 Tahun 2022, Kejari Minta Panwascam Pahami Pembaharuan Teknis

Pihaknya mengaku, selama proses penyelidikan pengumpulan data sampai full baket ini akan terus dikerjakan meski mendekati tahapan politik Pilkada Bupati/Walikota.(BN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!