HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Jerit Musisi di Temanggung Dicekik Pandemi, Berharap Keadaan Kembali Normal

Foto bersama disela acara.

Penulis: Ratma/Temanggung

TEMANGGUNG,harian7.com – Hiruk pikuk dunia musik tak lagi menjadi bagian keseharian bagi para musisi kala wabah virus corona melanda negeri ini. Seperti kita ketahui, pandemi sudah setahun ini dirasakan betul dampaknya oleh masyarakat dari berbagai kalangan termasuk penyanyi panggung. Bukan hanya omset menurun namun juga sepi job selama berbulan- bulan.

“Job menyanyi pada batal,kami para penyanyi merasakan betul dampak dari pandemi ini,makanya harus pintar- pintar menjalin komunikasi,seperti halnya hari ini saya membuat acara syukuran ulang tahun saya mengundang rekan-rekan juga penyanyi-penyanyi lokal juga media. Sekalipun terbatas,acara ini bisa dijadikan  momen untuk menarik minat ngejob kami kedepannya,”Tutur Yeyen (30) saat ditemui harian7.com disela acara yang berlangsung di rumah makan Pingkal,Desa Mudal, Kecamatan/Kabupaten Temanggung, Rabu (25/3/2021)

Baca Juga:  Ingin Bekerja di Negeri Sakura, di Buka Kesempatan Bagi Pekerja Asing dan Pemagang di berbagai Perusahaan

Disampaikannya, selama acara berlangsung diterapkan protokol kesehatan dengan sangat ketat.”Kami tetap mengikuti protokol kesehatan selama acara berlangsung.Saya persilahkan teman-teman penyanyi untuk menampilkan suara emasnya masing-masing ketika acara berlangsung,”tuturnya.

Baca Juga:  Menyingkap Tabir Misteri Gunung Merapi, dan Menguak Rahasia Dusun Babadan Dusun Kesayangan Mbah Petruk Karena Kedekatan Mbah Tulus Pada Masa Itu

Senada dengan Yeyen, Dwi (31) salah satu penyanyi yang hadir mengeluhkan dampak pandemi. Begitupun  Yola  (26)penyanyi asli Temanggung juga mengeluhkan sepinya job selama ini.”Kami bisa dibilang menganggur karena tidak ada job selama ini,biasanya sebulan rata-rata bisa menyanyi empat kali,kini tiga bulan saja belum tentu ada job  sekali saja”.

Baca Juga:  Bela Anak dari Serangan Netizen, Ahmad Dhani & Mulan Jameela Datangi KPAI

“Kami merasakan dampaknya pada ekonomi sehari-hari.Tidak ada acara yang di gelar otomatis tidak ada job sama sekali buat kami,”ungkapnya.

Senada dengan keduanya,Dwi (31) mengeluh, juga banyak kalangan entertainmen yang kecewa akibat pekerjaan yang gagal karena masa pandemi ini tidak diperbolehkan menggelar acara yang bisa menimbulkan keramaian.

“Kami berharap pandemi segera berlalu,keadaan normal kembali sehingga kami bisa bekerja seperti semula,” yang diamini kedua rekannya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini

Berita Lainya

Tutup
error: Content is protected !!