HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Uji Coba PTM, Siswa Tak Diwajibkan Membeli Seragam

Pewarta : Rusmono (Kaperwil Jateng)
Editor.    : Abdurrochman


CILACAP, Harian7.com
– Saat pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah dimulai, siswa tidak diwajibkan untuk membeli seragam.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat membuka rapat koordinasi (rakor) penanganan Covid-19 tingkat Provinsi Jawa Tengah secara virtual Senin, (06/09) yang diikuti seluruh Kabupaten/Kota.

Di Kabupaten Cilacap sendiri, rakor dipimpin Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji diikuti Forkopimda di ruang Rapat Prasanda, Pendopo Kabupaten Cilacap.

Baca Juga:  Lomba Kompetensi Siswa 2019 Telah Dimulai, Ajang Siswa Siswa Tunjukan Kemampuan

Gubernur mengimbau kepada Bupati dan Walikota se Jawa Tengah untuk tidak memaksa orang tua siswa membeli seragam selama uji coba PTM. 

“Mereka sedang sulit mencari kerja, mencari uang, jangan dipaksa untuk membeli seragam,” katanya. 

Imbauan Gubernur tersebut juga didasari oleh banyaknya keluhan masyarakat mengenai tagihan iuran sekolah, padahal kondisi ekonomi masyarakat sedang tidak baik. 

“Banyak yang curhat ke saya kalau banyak iuran dari sekolah. Tidak usah pakai seragam dulu tidak apa-apa, toh, PTM nya juga masih uji coba,” jelasnya.

Baca Juga:  Launching BUMP Cilacap, Ganjar Pranowo Sampaikan Pokoke Petani Kudu Sejahtera

Sementara, Pj. Sekretaris Daerah Pemprov Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo menyampaikan, bahwa menindaklanjuti uji coba PTM di Jawa Tengah ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti memberikan penguatan pengawasan, disiplin penerapan prokes dengan melibatkan cabang Dinas, Pengawas, Komite Sekolah dan Satgas Tingkat Sekolah.

Baca Juga:  Kuliah Kerja Lapangan Menjadi Pilihan IAIN Salatiga Untuk meningkatkan Mutu Pendidikan

Selanjutnya, memperkuat pembelajaran model campuran atau blended learning melalui pemberdayaan fungsi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

“Peningkatan sosialiasi penerapan protokol kesehatan kepada seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar melalui berbagai media yang sesuai karakter wilayah,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!