SALATIGA,HARIAN7.COM – Sebanyak 80 anak taman kanak-kanak (TK) di Kota Salatiga diajak mengenal kembali permainan tradisional, mulai dari gobak sodor, gundu, hingga sunda manda. Kegiatan ini menjadi salah satu cara Pemerintah Kota Salatiga mengenalkan warisan budaya sekaligus menanamkan nilai kebersamaan kepada anak sejak usia dini.
Kegiatan bertajuk Dolanan Bareng Bunda PAUD tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Sabtu (31/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian agenda Patlikuran Kota Salatiga.
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG bersama Bunda PAUD Kota Salatiga Retno Robby Hernawan turut mendampingi anak-anak dalam kegiatan yang melibatkan delapan TK tersebut.
Adapun sekolah yang berpartisipasi yakni TK Xaverius 78, TK Kanisius Cungkup, TK Tunas Rimba, TK Mathaliul Falah, TK Al Anwar, TK Pertiwi Tegal Rejo, TK Tarbiyatul Banin 19, dan TK SBB Pelangi Nusantara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senam bersama. Anak-anak kemudian diajak memainkan sejumlah permainan tradisional, seperti gobak sodor, gundu, sunda manda, dan gangsingan.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan kembali permainan tradisional yang memiliki nilai edukasi.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak tidak hanya bergembira, tetapi juga belajar tentang kerja sama, keberanian, kepercayaan diri, dan kebersamaan. Kita ingin permainan tradisional tetap dikenal dan dicintai anak-anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital,” ungkapnya.
Selain bermain, anak-anak juga mengikuti kegiatan membaca buku, mendengarkan dongeng, dan mewarnai. Robby bahkan turut berinteraksi langsung dengan peserta melalui kegiatan mendongeng.
Suasana semakin meriah dengan kuis interaktif dan pembagian hadiah. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta mendapatkan bingkisan dari Wali Kota Salatiga.
Kegiatan tersebut juga melibatkan Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpersip) Kota Salatiga. Dinpersip menghadirkan mobil perpustakaan keliling untuk mengenalkan berbagai bahan bacaan sekaligus menumbuhkan minat baca anak sejak dini.
Lebih dari sekadar melestarikan permainan tradisional, Dolanan Bareng Bunda PAUD juga menjadi ruang interaksi anak dengan lingkungan sosialnya. Berbagai aktivitas yang diberikan turut mendorong perkembangan kemampuan berbahasa, sosial emosional, kognitif, serta keterampilan motorik kasar dan halus.
Melalui kegiatan dalam agenda Patlikuran tersebut, Pemerintah Kota Salatiga berupaya menghadirkan ruang bermain yang edukatif dan menyenangkan sekaligus memperkenalkan kembali warisan permainan tradisional kepada generasi muda.









Tinggalkan Balasan