Laporan: Tambah Santoso
KUDUS | HARIAN7.COM – Pelaksanaan proyek pembangunan gedung perpustakaan SD 6 Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sempat mendapat sorotan publik terkait dugaan pelanggaran teknis konstruksi. Menanggapi hal tersebut, pihak pelaksana proyek akhirnya memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan informasi yang beredar.
Mandor proyek, Pardi, menjelaskan bahwa dugaan pelanggaran yang diberitakan sebelumnya khususnya mengenai pengerjaan pondasi cakar ayam dan ketidakhadiran mandor di lokasi merupakan kesalahpahaman saat pengerjaan lapangan sedang berlangsung.
Pardi menceritakan, saat dua orang yang belakangan diketahui sebagai wartawan mendatangi lokasi proyek, dirinya tengah keluar area pekerjaan bersama seorang rekan. Pihak pekerja di lokasi tidak sempat menyambungkan komunikasi lantaran terkendala kuota internet pada ponsel mereka.
“Kemarin ada dua orang datang ke proyek, enggak ketemu dengan saya karena waktu itu saya bersama teman sedang keluar. Setelah saya kembali, kedua orang itu sudah tidak ada,” ujar Pardi saat ditemui di lokasi proyek pada Senin (19/10/2026) sore.
Mengenai pengerjaan pondasi cakar ayam yang sempat disorot, Pardi menegaskan bahwa pada saat kunjungan tersebut, aktivitas pengecoran memang belum dimulai karena masih menunggu kedatangan mesin molen.
“Soal cakar ayam itu kemarin cuma menunggu molen datang karena pekerjaan tidak manual. Molen datang sore hari, ketika mau lepas jam kerja,” jelasnya seraya menegaskan bahwa seluruh struktur bangunan dikerjakan sesuai spesifikasi teknis yang disyaratkan.
Pardi juga menyayangkan munculnya pemberitaan dugaan pelanggaran tersebut tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepadanya selaku penanggung jawab lapangan.
“Enggak ada sama sekali konfirmasi, dan upaya untuk menghubungi juga tidak ada,” ungkapnya.
Untuk diketahui, pembangunan perpustakaan SD 6 Gondangmanis telah dimulai sejak 14 Oktober 2026 dengan masa pengerjaan 45 hari kalender.
Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan ini mendanai anggaran sebesar Rp279.025.720 bersumber dari APBD Kabupaten Kudus Tahun 2026, yang dikerjakan oleh CV Rizky Mulia selaku kontraktor pelaksana serta CV Hobi Kerja Consultant sebagai konsultan pengawas.
Kendati kepastian kesesuaian fisik bangunan tetap memerlukan verifikasi teknis dari pihak berwenang, pihak pelaksana memastikan komitmen pengerjaan berjalan tepat waktu dan sesuai spesifikasi.
Di sisi lain, Kepala SD 6 Gondangmanis, Nur Mahfud, menyambut positif terealisasinya pembangunan fasilitas literasi di sekolahnya. Ia menuturkan, usulan gedung perpustakaan tersebut sudah diajukan sejak tiga tahun lalu dan baru terwujud pada tahun anggaran ini.
“Rencana pembangunan ini buat perpustakaan. Pengajuan saya memang sudah lama, kurang lebih tiga tahun, baru terealisasi ini. Saya sangat bersyukur, alhamdulillah,” tutur Nur Mahfud.
Ia menambahkan, fasilitas perpustakaan sangat vital bagi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM) serta menumbuhkan minat baca para siswa, mengingat sekolah tersebut sebelumnya belum memiliki ruangan khusus perpustakaan.
Bagi Nur Mahfud, terealisasinya gedung perpustakaan ini memiliki kesan tersendiri menjelang masa purnatugasnya.
“Saya atas nama kepala sekolah maupun pribadi mengucapkan banyak terima kasih, sudah dituruti oleh pemerintah. Jadi setelah saya purna dari sini ada jejak yang baik untuk sekolah,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan