KAB.SEMARANG,HARIAN7.COM – Sebanyak 60 atlet dari 15 kabupaten/kota bersaing dalam cabang olahraga paralayang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Kontingen Kabupaten Semarang menargetkan empat medali emas dalam kompetisi tersebut.
Pertandingan berlangsung di kawasan Gunung Gajah, Telomoyo, Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sementara itu, lokasi pendaratan atlet berada di Lapangan Rowoboni, Kecamatan Banyubiru.
Para atlet berlaga dalam dua nomor, yakni ketepatan mendarat (accuracy) dan lintas alam (cross-country). Kedua nomor tersebut menguji keterampilan mengendalikan parasut, ketepatan pendaratan, serta kemampuan membaca arah angin dan perubahan cuaca.
Kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi peserta. Atlet dituntut mampu menyesuaikan strategi penerbangan dengan kondisi alam di lokasi pertandingan.
Salah satu peserta, Muhammad Afifian, telah mempersiapkan diri selama tiga bulan sebelum pertandingan. Dalam satu bulan terakhir, ia menjalani latihan intensif di lokasi untuk mengenali karakter medan dan beradaptasi dengan kondisi setempat.
Persiapan tersebut menjadi bekal Afifian untuk menghadapi persaingan dengan atlet dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kabupaten Semarang, Sundari Bondan Marutohening, menjelaskan bahwa sejumlah atlet tuan rumah memiliki pengalaman bertanding di tingkat nasional, termasuk pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.
Pengalaman tersebut menjadi modal bagi kontingen Kabupaten Semarang untuk bersaing memperebutkan medali. Mereka menargetkan empat medali emas dari cabang olahraga paralayang.
Target itu menjadi tantangan bagi atlet tuan rumah untuk menunjukkan kemampuan terbaik di tengah persaingan dengan kontingen dari daerah lain.
Pertandingan paralayang dijadwalkan berlangsung hingga 29 Oktober 2026. Selain keterampilan teknis, kemampuan membaca kondisi cuaca dan menentukan strategi penerbangan turut menjadi faktor penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Ajang Porprov Jateng 2026 menjadi kesempatan bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman bertanding di tingkat provinsi.









Tinggalkan Balasan