Laporan: Muhamad Nuraeni
BOYOLALI | HARIAN7.COM – Penantian panjang keluarga Danang Heriyanto akhirnya berakhir. Setelah 14 hari dinyatakan dalam pencarian, jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 tiba di rumah duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (1/10/2026).
Suasana haru langsung menyelimuti rumah duka. Istri, anak, dan keluarga Danang menangis saat peti jenazah diturunkan dari ambulans dan dibawa masuk ke rumah.
Tangis pecah ketika keluarga akhirnya bisa kembali melihat dan memberikan penghormatan terakhir kepada Danang. Salah satu anaknya bahkan menangis histeris saat peti jenazah sang ayah tiba.
Danang merupakan warga Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali. Ia menjadi salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026.
Sebelum kejadian, Danang berangkat ke Kalimantan bersama tetangganya, Deni Dwi Saputra. Keduanya bekerja sebagai sopir dan kernet yang membawa truk pengangkut paket menuju Banjarmasin.
Perjalanan mencari nafkah itu berubah menjadi musibah setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam.
Tim SAR kemudian melakukan pencarian selama hampir dua pekan. Jenazah Danang ditemukan pada Minggu (27/9/2026) di dalam badan kapal.
Jenazah selanjutnya menjalani proses identifikasi dan baru dipastikan sebagai Danang pada Rabu (30/9/2026).
Adik Danang, Bima Wahyu Putra Pamungkas, mengatakan keluarga mendapat kabar mengenai hasil identifikasi dari kerabat di Banjarmasin sekitar pukul 11.30 WIB.
“Mas Danang itu diidentifikasi dari tato yang ada di punggungnya. Lalu keluarga yang di Banjarmasin konfirmasi ke keluarga sini, ditambah dengan gambar baju yang dikenakan ada tulisannya 86,” ujar Bima.
Menurut Bima, kondisi jenazah saat ditemukan masih utuh. Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan ciri fisik, tato di bagian punggung, pakaian yang dikenakan, serta data ante mortem dari keluarga.
Setelah identitasnya dipastikan, jenazah Danang diterbangkan dari Samarinda menuju Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang pada Kamis pagi.
Dari bandara, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Candi, Kecamatan Ampel, Boyolali.
Jenazah Danang selanjutnya disemayamkan di rumah keluarga sebelum dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat.
Satu ABK asal Boyolali Masih Belum Ditemukan
Di tengah kepulangan Danang, penantian masih dirasakan keluarga korban lainnya.
Seorang anak buah kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 asal Boyolali, Hendro, warga Kecamatan Teras, hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Boyolali Ari Wahyu Prabowo mengatakan pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai keberadaan Hendro.
“Sampai saat ini, untuk salah satu korban kapal Virgo yang belum ditemukan, salah satu ABK yang berdomisili di Kecamatan Teras, kami belum mendapatkan informasi secara resmi dari posko maupun Basarnas,” kata Ari.
BPBD Boyolali masih menunggu informasi terbaru dari posko dan Basarnas terkait perkembangan pencarian Hendro.
Kepulangan Danang menjadi akhir dari penantian panjang keluarganya selama hampir dua pekan. Namun, bagi keluarga Hendro dan korban lain yang masih belum ditemukan, penantian untuk mendapatkan kabar masih berlanjut.(*)









Tinggalkan Balasan