Laporan: Muhamad Nuraeni
MAGELANG,HARIAN7.COM – UIN Salatiga mulai mengubah pola perencanaan dan penganggaran untuk tahun anggaran 2027. Sistem yang sebelumnya masih mengandalkan dokumen manual kini diarahkan menjadi lebih terintegrasi, mulai dari perencanaan hingga evaluasi.
Pembenahan tersebut dibahas dalam Workshop Koordinasi, Sinkronisasi dan Penyusunan Anggaran UIN Salatiga TA 2027 di Magelang.
Sekretaris panitia kegiatan, Yusuf Ismail, mengatakan Tim Perencanaan UIN Salatiga saat ini tengah membangun sistem yang menghubungkan proses perencanaan secara lebih menyeluruh.
Proses tersebut dimulai dari perencanaan strategis yang kemudian menjadi dasar dalam penyusunan program dan anggaran.
“Dulu berbasis dokumen manual, sekarang memulai dari perencanaan strategis,” kata Yusuf.
Menurut dia, seluruh dokumen yang menjadi dasar perencanaan kegiatan harus tersedia di UIN Salatiga. Sistem yang dibangun juga tidak berhenti pada tahap penyusunan rencana.
Pemantauan pelaksanaan hingga evaluasi program juga akan menjadi bagian dari sistem tersebut.
“Tidak hanya merencanakan tetapi juga melakukan monitoring dan evaluasi,” ujarnya.
Workshop tersebut ditargetkan menghasilkan draft perencanaan yang lebih terkoordinasi. Setiap unit di lingkungan UIN Salatiga juga diminta menyusun rancangan final yang akan menjadi dasar pelaksanaan program dan anggaran TA 2027.
Lima agenda prioritas
Rektor UIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy mengatakan proses perencanaan dan penganggaran harus dilakukan secara efektif.
Menurut dia, penyusunan anggaran perlu disesuaikan dengan kebutuhan sekaligus target strategis universitas.
Untuk 2027, UIN Salatiga menetapkan lima agenda prioritas.
Pertama, penguatan mutu pendidikan dan daya saing. Kedua, kemandirian fiskal dan optimalisasi Badan Layanan Umum (BLU).
Agenda ketiga adalah transformasi tata kelola digital. Selanjutnya, pengembangan sumber daya manusia dan budaya kinerja serta penguatan infrastruktur dan optimalisasi aset.
“Lima agenda ini menjadi ruang kendali dalam perencanaan 2027,” jelas Zakiyuddin.
Dengan sistem perencanaan yang terintegrasi, UIN Salatiga menargetkan penyusunan program dan anggaran tidak berjalan sendiri-sendiri.
Setiap program diharapkan memiliki keterkaitan dengan target strategis universitas, sekaligus dapat dipantau pelaksanaannya hingga tahap evaluasi.









Tinggalkan Balasan