Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Khoirul Anwar (28), warga Ledok, Desa Sidoharjo, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengalami luka serius setelah diduga diserang menggunakan golok saat perjalanan pulang usai berjualan nasi goreng.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, Khoirul mengendarai sepeda motor seorang diri dari Banyumanik, Semarang, menuju rumahnya.

Di tengah perjalanan, Khoirul hendak mendahului sepeda motor yang ditumpangi dua orang. Namun, kendaraan tersebut tiba-tiba berbalik arah sehingga Khoirul mengerem mendadak.

Khoirul kemudian menepi setelah kendaraannya berhenti. Dia bermaksud meminta maaf atas kejadian tersebut.

Namun, situasi justru berubah. Salah satu orang yang berboncengan itu disebut mendekati Khoirul dan mengayunkan senjata tajam jenis golok ke arah kepalanya.

Saat itu Khoirul masih mengenakan helm. Tebasan tersebut mengenai helm hingga pecah.

Serangan disebut berlanjut. Pelaku kembali mengayunkan golok sekitar empat hingga lima kali. Khoirul berusaha menangkisnya menggunakan tangan kanan.

Akibatnya, tangan kanan Khoirul mengalami tiga luka. Salah satu luka menyebabkan tendon tangannya putus.

Dalam kondisi terluka, Khoirul kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motornya menuju Kota Salatiga.

Sesampainya di kawasan pasar, Khoirul mendapat pertolongan warga dan dibawa ke rumah sakit. Dia menjalani perawatan selama dua hari.

Setelah kondisinya memungkinkan, Khoirul melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Didampingi kuasa hukumnya, Arif Maulana SH, Khoirul mendatangi Mapolres Salatiga pada Rabu (30/9/2026).

Arif berharap polisi segera mengungkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum.

“Harapan kami pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Klien kami mengalami luka serius dan sampai mengenai tendon,” kata Arif.