Laporan: Tambah Santoso
KUDUS | HARIAN7.COM – Seorang warga Kudus menjadi korban pencurian dengan modus gembos ban. Uang tunai sebesar Rp 208 juta dan sebuah laptop raib digasak komplotan pencuri dari dalam mobilnya. Peristiwa nahas tersebut terjadi di depan Gudang Keramik 46, Jalan Lingkar Ngembal, Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus Jawa Tengah pada Senin (7/9/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban diketahui baru saja melakukan penarikan uang tunai di sebuah bank di Jalan Jenderal Sudirman, Kudus. Usai bertransaksi, korban kemudian meluncur menuju Gudang Keramik 46 untuk mengambil barang yang telah dibeli.
Setibanya di lokasi, korban memarkirkan kendaraannya di depan area gudang. Ia kemudian masuk ke dalam untuk menyerahkan nota pembelian kepada penjaga gudang. Namun, saat kembali menghampiri mobilnya, korban mendengar suara desisan angin dari ban belakang sebelah kiri yang rupanya dalam kondisi bocor.
Kepanikan terjadi saat korban hendak mengambil dongkrak. Ia mendapati pintu mobil bagian depan sebelah kanan sudah dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan, tas berisi uang tunai Rp 208 juta dan satu unit laptop miliknya telah raib.
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasatreskrim Polres Kudus AKP Happy Nawang Kuncoro membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.
“Benar, kami menerima laporan adanya dugaan tindak pidana pencurian dari dalam kendaraan yang terjadi di wilayah Kecamatan Jati,” kata AKP Happy saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).
AKP Happy menjelaskan, pihak kepolisian telah bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Tim Inafis juga diterjunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna merangkai kronologi dan mencari jejak pelaku. Sejumlah saksi di sekitar lokasi pun telah dimintai keterangan.
“Petugas sudah melakukan olah TKP, mencari barang bukti, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Kami juga sedang melakukan pendalaman terhadap sejumlah petunjuk yang ada di lapangan,” jelasnya.
Saat ini, kepolisian masih terus memburu pelaku pencurian tersebut melalui serangkaian penyelidikan intensif.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Mohon waktu, tim masih bekerja di lapangan,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan