Laporan : Fera Marita

KABUPATEN SEMARANG, HARIAN7. COM-Pengerjaan betonisasi jalan di Desa Cukil Kec. Tengaran Kab. Semarang sudah menunjukkan tanda-tanda akan selesai. Sejak digulirkan pertengahan Juli silam, betonisasi yang berasal dari program TMMD reguler ke 129 Kodim 0714/Salatiga tersebut tidak pernah absen seharipun.

Tak pelak setiap dihasilkan partikel debu yang beterbangan bebas di udara. Partikel tersebut berasal dari material cor, asap mesin cor, tanah disekitar lokasi pembangunan. Dengan kondisi musim kemarau, partikel debu yang dihasilkan tentu sangat banyak.

Debu yang terhirup saat pembangunan jalan tentu bisa menyebabkan dampak buruk bagi yang menghirupnya. Partikel debu yang terhirup bisa mengakibatkan gangguan pernafasan, batuk, iritasi mata dan kulit dan gangguan jarak pandang.

Untuk mengantisipasi dampak buruk yang diakibatkan partikel-partikel halus tersebut, pihak TNI menginstruksikan kepada para personil Satgas TMMD dan warga untuk selalu mengedepankan masker saat berja. Karena dengan menggunakan masker saat menghadapi debu hasil betonisasi jalan bisa melindungi saluran pernafasan dari paparan debu semen dan material lain yang sangat korosif bagi paru-paru.

Debu dari proyek betonisasi memiliki sifat alkali yang tinggi dan mengandung partikel mikro halus yang tidak bisa disaring oleh bulu hidung biasa. Penggunaan masker bisa mengurangi risiko batuk kering, tenggorokan gatal, dan hidung tersumbat secara instan. Karena partikel-partikel super halus ini dapat tetap melayang di udara selama berhari-hari, dan terkadang berminggu-minggu.(*)