Laporan: Fera Marita

KAB.SEMARANG | HARIAN7.COM – Deretan ember proyek yang berpindah dari tangan ke tangan menjadi pemandangan khas dalam proses pembangunan jalan rabat beton di Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bukan sekadar alat angkut material, barisan ember tersebut menjadi simbol antusiasme warga yang ingin segera memiliki akses jalan yang lebih baik.

Menjelang batas akhir penyelesaian, warga bersama personel Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga Tahun Anggaran 2026 terus mempercepat pengerjaan betonisasi jalan yang kini tinggal menyisakan beberapa bagian.

Pembangunan jalan sepanjang 1,25 kilometer itu telah dimulai sejak pertengahan Juli 2026. Sejak pagi hari pada Rabu (5/8/2026), aktivitas pengecoran kembali berlangsung. Puluhan ember berisi kricak dan pasir silih berganti mengalir menuju titik pengerjaan.

Suara ember yang beradu dengan tanah berpadu dengan langkah para pekerja, menjadi irama tersendiri dalam proses pembangunan jalan yang menjadi harapan baru masyarakat Dusun Gompyong.

Warga tampak antusias membantu pekerjaan. Mereka secara bergantian mengangkut material agar proses pengecoran berjalan lebih cepat. Semangat gotong royong antara masyarakat dan prajurit TNI menjadi salah satu faktor penting dalam percepatan pembangunan.

Sebelum tersentuh program TMMD, kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Saat musim hujan, jalan berubah menjadi becek dan licin, sedangkan ketika musim kemarau debu menjadi persoalan bagi warga yang melintas.

Kini, betonisasi jalan melalui program TMMD memberikan harapan baru bagi masyarakat. Jalan yang lebih layak diyakini akan mempermudah aktivitas sehari-hari, memperlancar akses antarwilayah, serta membuka peluang peningkatan ekonomi warga.

Melalui kerja bersama antara TNI dan masyarakat, jalan yang sebelumnya menjadi kendala perlahan berubah menjadi infrastruktur yang siap menunjang kehidupan warga Desa Cukil.