Laporan: Fera Marita
KAB.SEMARANG |HARIAN7.COM – Kehadiran personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, tidak hanya membawa perubahan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan ikatan persaudaraan baru dengan masyarakat.
Selama pelaksanaan TMMD berlangsung, kedekatan antara prajurit TNI dan warga tidak hanya terlihat saat bekerja bersama di lokasi pembangunan, seperti pengecoran jalan maupun perehaban rumah tidak layak huni (RTLH).
Justru suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para prajurit berbaur dengan warga di luar waktu pekerjaan fisik.
Saat waktu istirahat tiba, anggota Satgas TMMD kerap duduk bersama warga di teras rumah maupun pinggir kebun. Sambil menikmati hidangan sederhana seperti teh atau kopi hangat, mereka berbagi cerita tentang kehidupan sehari-hari masyarakat desa.
Obrolan ringan tersebut menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga. Tidak ada sekat antara aparat dan masyarakat, yang ada hanyalah suasana kekeluargaan.
Bagi warga Desa Cukil, keberadaan para prajurit TNI memberikan warna tersendiri. Kehadiran mereka dinilai mampu kembali menghidupkan semangat gotong royong yang mulai berkurang seiring perkembangan zaman.
Tidak hanya warga laki-laki, para ibu di desa juga ikut ambil bagian. Mereka secara sukarela bergantian mengantarkan makanan dan minuman ringan ke lokasi kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap para prajurit yang sedang bekerja membangun desa.
Bahkan, sebagian warga menganggap anggota Satgas TMMD seperti keluarga sendiri yang tengah datang berkunjung ke kampung halaman.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam pelaksanaan TMMD Reguler ke-129. Program ini tidak hanya meninggalkan hasil pembangunan berupa jalan yang lebih baik maupun rumah yang lebih layak, tetapi juga meninggalkan hubungan emosional dan persaudaraan yang akan terus dikenang masyarakat Desa Cukil.









Tinggalkan Balasan