Laporan: Fera Marita

KAB.KAB SEMARANG | HARIAN7.COM – Kebahagiaan dirasakan Imam Sukayat (65), warga RT 16 RW 6 Dusun Gompyong, Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI, rumah yang selama ini menjadi tempat tinggal bersama keluarga mendapat perhatian melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga TA 2026.

Selama bertahun-tahun, Imam Sukayat harus menghadapi kondisi rumah yang kerap bocor ketika musim hujan tiba. Keterbatasan ekonomi membuat dirinya belum mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

“Belum ada uang untuk perbaikan karena saya sudah tidak bekerja. Setiap bulan juga harus rutin kontrol ke RSUD Salatiga untuk berobat jantung,” ujar Imam dengan mata berkaca-kaca.

Imam mengaku, kehadiran program TMMD di Desa Cukil menjadi harapan baru bagi keluarganya. Impian memiliki rumah yang lebih layak dan tidak lagi khawatir saat hujan akhirnya mulai terbuka.

“Alhamdulillah ada bapak-bapak TNI ini, semoga rumah saya tidak bocor lagi,” ungkapnya penuh haru.

Saat ini, rumah Imam Sukayat masih dalam tahap pendataan kebutuhan material. Satgas TMMD memastikan proses rehabilitasi akan segera dimulai pada pekan ini setelah seluruh kebutuhan pembangunan dipersiapkan.

Program RTLH TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan kepedulian bagi warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan mampu memberikan tempat tinggal yang lebih nyaman dan layak bagi masyarakat Desa Cukil.