Laporan: Ratmaningsih
TEMANGGUNG| HARIAN7.COM – Upaya membekali warga binaan dengan keterampilan dan pendidikan yang memadai terus dilakukan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Temanggung. Kali ini, rutan tersebut menggandeng empat mitra strategis sekaligus untuk memperluas akses pembelajaran dan pelatihan bagi warga binaan melalui Program SI-PINTAR.
Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) bersama Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Temanggung, PKBM Akademika Kabupaten Temanggung, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Smile Zone Temanggung, serta PT Arta Jayendra Perkasa, Kamis (25/6/2026).
Kepala Rutan Kelas IIB Temanggung, Hendra Prastya Nugraha, mengatakan kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat program pembinaan warga binaan agar memiliki bekal kompetensi saat kembali ke tengah masyarakat.
“Kolaborasi dengan berbagai pihak merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan yang lebih optimal dan berkelanjutan. Pendidikan dan keterampilan menjadi aspek penting dalam proses pembentukan karakter serta peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan,” ujar Hendra.
Menurut dia, pendidikan dan keterampilan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga modal penting untuk membangun kemandirian setelah menjalani masa pidana.
Melalui kerja sama tersebut, warga binaan akan memperoleh akses pendidikan yang lebih luas sekaligus berbagai pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Dengan bekal tersebut, mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing setelah kembali ke masyarakat,” katanya.
Usai penandatanganan kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan peluncuran Program SI-PINTAR atau Strategi Inovasi Pelayanan Pendidikan dan Keterampilan Terintegrasi untuk Meningkatkan Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Temanggung.
Peluncuran program ditandai dengan penyerahan simbolis peralatan rajut dari Direktur PT Arta Jayendra Perkasa kepada Kepala Rutan Temanggung. Bantuan tersebut menjadi dukungan konkret dari sektor swasta dalam pengembangan keterampilan produktif bagi warga binaan.
Program SI-PINTAR dirancang sebagai wadah pembinaan yang mengintegrasikan pendidikan akademik dan pelatihan vokasional. Melalui program ini, Rutan Temanggung berupaya menghadirkan pembinaan yang lebih humanis, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup warga binaan.
Dengan pendekatan tersebut, warga binaan diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga memiliki peluang lebih besar untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya.









Tinggalkan Balasan