HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

PKB Temanggung Panaskan Mesin Politik, Gembleng 100 Kader Panji Bangsa Hadapi Pemilu 2029

Laporan: Ratmaningsih

TEMANGGUNG | HARIAN7.COM – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Temanggung mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029 dengan menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Panji Bangsa. Kegiatan yang berlangsung pada 2–3 Mei 2026 di Wapit Jumprit ini diikuti 100 kader muda sebagai bagian dari penguatan basis hingga tingkat akar rumput.

Dikbar menghadirkan unsur pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari Dewan Koordinasi Pusat (DKP), Dewan Koordinasi Wilayah (DKW), hingga jajaran DPC PKB Temanggung dari unsur Syuro dan Tanfidz. Kegiatan ini juga melibatkan pelatih dari Rindam IV/Diponegoro untuk memperkuat disiplin dan kesiapan kader.

Baca Juga:  Ratusan Atlet Ikuti Kejuaraan Tenis Meja Gubernur Jateng Cup 2025

Komandan Wilayah Panji Bangsa Jawa Tengah sekaligus anggota DPRD Jawa Tengah, Muhaimin, menegaskan Panji Bangsa memiliki peran strategis sebagai garda ideologis partai. Ia menyebut, badan partai ini tidak hanya menjaga marwah organisasi, tetapi juga mengawal nilai-nilai yang menjadi pijakan PKB dan Nahdlatul Ulama.

“Panji Bangsa diproyeksikan menjadi pasukan partai hingga ke tingkat paling bawah. Ini bagian dari ikhtiar kolektif untuk memastikan kemenangan PKB pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Baca Juga:  Bijak Bermedsos, SMPN 1 Bawen Gandeng ICI Jateng di MPLS 2025

Ketua DKC Panji Bangsa Kabupaten Temanggung, H. Dedi Hariyadi, mengatakan peserta Dikbar berasal dari kalangan laki-laki dan perempuan berusia 17–40 tahun. Mereka disiapkan sebagai ujung tombak kaderisasi sekaligus penggerak partai di tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

“Peran mereka bukan hanya kader, tetapi juga motor penggerak konsolidasi politik di basis,” kata Dedi.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Temanggung, H. Muh Amin, menekankan pentingnya tiga prinsip utama yang harus dipegang kader, yakni berani, solid, dan waspada. Menurut dia, ketiga nilai tersebut menjadi fondasi dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Baca Juga:  Menghormati Sang Pahlawan: Patung dr. Cipto Mangunkusumo Dikawal dalam Kirab Budaya

“Berani membela kebenaran, solid dalam barisan, dan waspada terhadap situasi lapangan,” tegasnya.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pelatihan kedisiplinan, protokoler, hingga Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penguatan fisik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi PKB dalam membangun struktur kader yang militan, terorganisir, dan siap bertarung di kontestasi politik mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!