DEPOK | HARIAN7.COM – Suasana unik dan penuh nostalgia mewarnai rangkaian acara Lebaran Kota Depok tahun ini. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, hingga Wali Kota Depok, Supian Suri, tampil dengan kostum bertema retro era 1970-an.
Kostum khas decade tersebut, seperti kemeja bermotif mencolok, celana cutbray, aksesoris kacamata hitam besar, hingga gaya rambut ala masa lalu, berhasil menarik perhatian ribuan warga yang hadir. Penampilan para pejabat ini dinilai berhasil mencairkan suasana dan mendekatkan jarak antara pemerintah dengan masyarakat dalam semangat kekeluargaan.
Wali Kota Depok, Supian Suri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran semua pihak merupakan bentuk komitmen untuk melestarikan budaya lokal.
“Terima kasih sudah menjadi bagian dari Lebaran Depok demi melestarikan budaya kita. Saya siap bersinergi dengan kalian semua,” ujar Supian Suri di hadapan massa, Kamis (7/5/2026).
Dukungan Nyata untuk UMKM
Tak hanya sekadar perayaan simbolis, Supian Suri juga memberikan instruksi khusus kepada para kepala OPD dan jajarannya. Ia meminta agar mereka tidak langsung pulang setelah acara selesai, melainkan wajib berbelanja di stan-stan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang hadir.
“Untuk para OPD, jangan pulang dulu. Harus belanja di UMKM minimal Rp100.000. Karena para UMKM sudah ikut berjuang memeriahkan acara ini. Ini adalah bentuk dukungan nyata kita terhadap ekonomi kerakyatan,” tegas Supian dengan nada tegas namun disambut tawa peserta.
Mengenang Jasa Pendiri dan Menjaga Kebersamaan
Dalam orasinya, Supian juga mengajak seluruh warga Depok untuk mengenang jasa para tokoh dan pendiri yang telah melahirkan tradisi Lebaran Kota Depok. Ia mengingatkan bahwa keberagaman suku dan asal-usul warga Depok harus menjadi kekuatan pemersatu, sesuai dengan tema utama acara tahun ini, yaitu “Depok Rumah Kita”.
“Lahirnya Lebaran Kota Depok tidak lepas dari perjuangan para tokoh koordinator. Mari kita doakan para pendiri. Orang Depok harus guyub. Dari mana pun sukunya, dari mana pun asalnya, ini adalah rumah kita. Kita jaga kebersihannya, kita jaga silaturahmi-nya,” pesan Supian.
Apresiasi untuk Influencer dan Literasi Digital
Menutup sambutannya, Wali Kota dua periode tersebut juga memberikan penghargaan khusus kepada para influencer atau penggiat media sosial yang telah membantu memviralkan acara Lebaran Depok. Namun, ia juga menyelipkan pesan moral terkait tanggung jawab dalam bermedia sosial.
“Saya mengucapkan terima kasih buat teman-teman influencer. Tetapi ingat, jangan membiarkan berita-berita yang tidak ada kebenarannya (hoaks) tersebar. Sekali lagi, terima kasih buat para influencer yang telah membantu memviralkan semua acara di Lebaran Depok dengan konten-konten positif,” pungkasnya.









Tinggalkan Balasan