HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Pencarian Korban Hanyut di Sungai Lusi Grobogan Berakhir, Yusuf Afandi Ditemukan Meninggal 3 Kilometer dari Lokasi Awal

GROBOGAN | HARIAN7.COM – Pencarian terhadap Yusuf Afandi (24), warga Godong, Kabupaten Grobogan, yang dilaporkan hanyut di Sungai Lusi, Kecamatan Klambu, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (5/5/2026), sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono, mengatakan korban ditemukan pada pukul 13.30 WIB saat tim SAR gabungan melakukan penyisiran di aliran sungai.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Pria Bejat di Gresik, Korban Anak di Bawah Umur

“Sekitar pukul 13.30 WIB, tim menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia saat penyisiran,” ujar Budiono.

Ia menjelaskan, awalnya tim melihat benda berwarna gelap di bawah permukaan air di pinggiran sungai. Setelah diperiksa lebih lanjut, benda tersebut ternyata tubuh korban yang tengah dicari.

“Tim melihat benda hitam di bawah permukaan air di tepi sungai. Setelah dicek, ternyata korban,” katanya.

Baca Juga:  Semarak Suasana Berkat Aksi Peduli Kapolsek Argomulyo Sambangi dan Berikan Bantuan Ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Salatiga

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Godong untuk pemeriksaan lebih lanjut. Budiono juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur tim SAR gabungan dalam proses pencarian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama semua pihak sehingga korban dapat segera ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai,” ucapnya.

Baca Juga:  Musrenbang Sidomukti 2027: Robby Dorong SDM Kuat dan Ekonomi Lokal Berkelanjutan

Sebelumnya, Yusuf Afandi dilaporkan hanyut pada Senin (4/5/2026) siang saat menyeberangi Sungai Lusi di Dusun Brakas, Desa Terkesi, Kecamatan Klambu. Saat itu, korban bersama lima rekannya tengah berburu biawak.

Korban diduga hanyut akibat kelelahan saat berenang melawan arus sungai yang cukup deras di tengah aliran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!