HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Musrenbang Sidomukti 2027: Robby Dorong SDM Kuat dan Ekonomi Lokal Berkelanjutan

Laporan: Muhamad Nuraeni

SALATIGA | HARIAN7.COM – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sidomukti Tahun 2027 resmi dibuka Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG di Gedung Merah Putih Kecamatan Sidomukti, Rabu (21/01/2026). Forum ini menjadi penanda perubahan arah pembangunan, dari dominasi proyek fisik menuju penguatan manusia dan ekonomi warga.

Dalam sambutannya, Robby menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang strategis untuk menyatukan kebutuhan masyarakat dengan prioritas pemerintah daerah. Ia menilai usulan dari Kecamatan Sidomukti menunjukkan perkembangan positif karena tidak lagi bertumpu pada infrastruktur semata.

“Saya mendapat laporan bahwa usulan-usulan dari Kecamatan Sidomukti sudah cukup baik dan bervariasi. Tidak hanya fokus pada infrastruktur, tetapi sudah mengarah pada peningkatan SDM serta kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi berkelanjutan. Ini searah dengan kebijakan utama pembangunan daerah tahun 2027,” ujar Robby.

Baca Juga:  Polres Kudus Bagikan Ribuan Bendera Merah Putih di Simpang Tujuh

Robby mengajak seluruh pemangku kepentingan di tingkat wilayah untuk mengoptimalkan potensi lokal yang ada. Menurutnya, sektor seni, budaya, pariwisata, dan UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru jika dikelola secara kolaboratif. Ia mencontohkan Kelurahan Dukuh yang memiliki potensi kerajinan kayu, sentra herbal jambu, serta kuliner berbahan dasar talas.

“Potensi ini harus kita munculkan dan kembangkan bersama agar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Saya harap ada kolaborasi dan sinergi lintas sektor untuk mengoptimalkan produk lokal, seperti olahan talas, agar menjadi produk berkualitas, tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal tetapi juga mampu menembus pasar nasional,” tegasnya.

Baca Juga:  Kibarkan Sang Saka Merah Putih di Tengah Lautan, KPI Catat Sejarah Perempuan Indonesia

Isu lingkungan juga menjadi perhatian. Robby menyoroti persoalan sampah organik yang mendominasi komposisi sampah di Salatiga. Ia mendorong perubahan pola pikir masyarakat agar pengolahan sampah dimulai dari rumah tangga.

“Supaya sampah organik ini tidak menggunung di TPA, pengolahannya harus berhenti di sumbernya, yaitu rumah tangga. Bisa dengan membuat biopori atau mengolah menjadi kompos dan pupuk untuk peternakan. Kita harus menjaga agar TPA tidak menjadi sumber bau bagi lingkungan,” tambah Robby.

Camat Sidomukti Agus Wibowo menjelaskan, Musrenbang ini menjadi dasar penentuan arah pembangunan di empat kelurahan, yakni Kalicacing, Mangunsari, Dukuh, dan Kecandran. Dengan karakter wilayah sebagai kawasan bisnis dan permukiman, Sidomukti mengusulkan peningkatan fasilitas publik serta penguatan ketahanan pangan lokal.

Baca Juga:  Harapan Baru di Hari Natal: Rutan Salatiga Berikan Remisi Khusus untuk Warga Binaan

Sejumlah usulan prioritas di antaranya kelanjutan sarana penunjang bagi kelurahan hasil pemekaran Mangunsari Lor dan Dukuh Krajan, serta keberlanjutan program TMMD untuk pembangunan jalan di wilayah Gamol, Kelurahan Kecandran.

Dalam kesempatan yang sama, TP PKK Kecamatan Sidomukti memperkenalkan konsep MANJANI (Halaman Hijau Migunani). Program ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan sampah dengan mendorong pemanfaatan pekarangan rumah agar lebih produktif dan bernilai guna bagi masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!