HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Razia dan Tes Urine di Lapas Purwodadi, Hasilnya Nihil Narkoba dan Ponsel Ilegal

Laporan: Muhamad Nuraeni

GROBOGAN | HARIAN7.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menggelar razia gabungan dan tes urine dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Senin (6/4/2026). Hasilnya, tidak ditemukan narkoba maupun perangkat komunikasi ilegal di dalam lapas.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, dengan melibatkan aparat penegak hukum (APH) dari unsur Badan Narkotika Nasional (BNN), Polres Grobogan, serta Kodim 0717/Grobogan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama yang menegaskan sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Baca Juga:  Viral di TikTok, Ivan Seret Owner Rental Mobil Sidoarjo ke Polda Jatim

Usai apel, petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan di blok hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kamar, ventilasi, kolong tempat tidur, hingga barang-barang pribadi.

Dari hasil razia, petugas tidak menemukan narkotika maupun ponsel ilegal. Namun, sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan tetap diamankan, seperti korek api gas, sendok logam, dan kawat penyangga obat nyamuk.

Selain razia, petugas juga melakukan tes urine secara mendadak terhadap 150 warga binaan dan 40 petugas lapas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lingkungan lapas bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga:  BPJPH Kemenag Jalin Kerja Sama Bidang Jaminan Produk Halal Dengan UBB

“Alhamdulillah seluruh hasil tes urine hari ini negatif. Ini menunjukkan komitmen kami menjaga lapas tetap bersih dan kondusif,” ujar Erik.

Ia menegaskan, razia dan tes urine merupakan bagian dari langkah deteksi dini sekaligus upaya menjaga integritas di lingkungan pemasyarakatan.

Menurut Erik, sekecil apa pun barang terlarang harus ditertibkan karena berpotensi disalahgunakan dan memicu gangguan keamanan.

Seluruh barang hasil temuan selanjutnya didata untuk dimusnahkan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Baca Juga:  Polisi Bubarkan Rencana Tawuran di Kudus, 12 Motor, Celurit, dan Petasan Diamankan

Melalui langkah preventif tersebut, Lapas Purwodadi berupaya menjaga kondisi tetap aman dan terkendali, sekaligus mengingatkan warga binaan untuk menaati aturan selama menjalani masa pembinaan.

Razia gabungan ini, lanjut Erik, akan terus dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai instansi, sejalan dengan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan lapas yang bersih dan berintegritas.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!