HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Bikin Kagum! Warga Binaan Lapas Purwodadi Sukses Bertani dan Beternak

Laporan: Muhamad Nuraeni

GROBOGAN | HARIAN7.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi menunjukkan wajah berbeda pembinaan warga binaan. Dari balik jeruji, mereka berhasil memanen puluhan buah melon serta telur ayam petelur sebagai bagian dari program ketahanan pangan.

Kepala Lapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan panen tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak menghalangi upaya produktif di lingkungan lapas.

“Alhamdulillah, hari ini kami memanen buah melon dan ayam petelur sebagai aksi nyata bahwa lapas dapat menjadi salah satu pionir dalam ketahanan pangan,” ujar Erik, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga:  Lima Bus Pemudik Gratis dari Jakarta Tiba di Kudus, Disambut Langsung Bupati dan Forkopimda

Menurut dia, program pertanian dan peternakan itu merupakan bagian dari pembinaan yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan praktis. Harapannya, ilmu tersebut dapat dimanfaatkan setelah mereka kembali ke masyarakat.

Program ini juga disebut sejalan dengan upaya mendukung kebijakan nasional terkait ketahanan pangan, sekaligus menjadi sarana pembelajaran yang berdampak langsung bagi warga binaan.

Baca Juga:  Bela Sungkawa, Warga Binaan Rutan Salatiga Gelar Doa Bersama Untuk Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal. Erik menjelaskan, sebagian hasil pertanian dan peternakan digunakan untuk dapur sehat lapas, disalurkan melalui kegiatan sosial, serta dijual kepada petugas dengan harga pasar.

Menariknya, warga binaan yang terlibat dalam program tersebut juga mendapatkan premi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka.

Baca Juga:  Drone Murah, Tewaskan Rakyat Gaza: Laporan Investigasi Bongkar Praktik Brutal Militer Israel

“Ini menjadi afirmasi positif bahwa pembinaan tidak hanya soal menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat,” kata Erik.

Lapas Purwodadi selama ini terus mengembangkan berbagai program pembinaan, mulai dari pertanian, peternakan, hingga kerajinan tangan. Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan dampak berkelanjutan, baik bagi warga binaan maupun masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!