Menhub Hadiri Rakor Lintas Sektor, Kesiapan Angkutan Lebaran Dimatangkan
JAKARTA | HARIAN7.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor yang diselenggarakan Kepolisian RI di STIK Lemdiklat Polri, Senin (2/3). Forum tersebut diikuti sejumlah kementerian dan lembaga guna memastikan pelayanan, pengawasan, dan pengendalian transportasi selama periode Angkutan Lebaran berjalan terintegrasi.
Menhub Dudy menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi kompleksitas pergerakan masyarakat saat Lebaran.
“Rapat lintas sektor ini kita laksanakan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kesiapsiagaan bersama menghadapi Angkutan Lebaran yang kompleks dan berisiko tinggi agar dapar berjalan lancar,” ujar Menhub Dudy.
Ia menyampaikan, keberhasilan Angkutan Lebaran sangat ditentukan oleh soliditas kerja sama sejak tahap perencanaan hingga pengendalian di lapangan. Kementerian Perhubungan akan memfokuskan langkah pada pengaturan operasional transportasi, penyediaan kapasitas sarana dan prasarana, serta pengawasan keselamatan di seluruh moda.
Dalam kesempatan tersebut, Kemenhub juga meminta dukungan Kepolisian RI, khususnya terkait pengamanan dan manajemen lalu lintas. Peran kepolisian meliputi pengaturan, rekayasa lalu lintas, serta penegakan hukum untuk menjaga ketertiban dan keselamatan perjalanan masyarakat.
“Perlu antisipasi kepadatan pada simpul-simpul transportasi yang berpotensi sangat padat, khususnya pada simpul-simpul transportasi strategis seperti terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, dan akses jalan utama. Langkah antisipatif yamg diperlukan di antaranya, dengan manajemen lalu lintas kendaraan masuk dan keluar, serts memastikan kesiapan layanan angkutan umum atau feeder,” kata Menhub Dudy.
Sinergi antara Kemenhub dan Kepolisian diwujudkan melalui koordinasi pengendalian arus, pengawasan operasional, serta pengamanan di titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Kolaborasi tersebut diharapkan memastikan kebijakan transportasi berjalan efektif dengan dukungan pengaturan lapangan yang responsif.
Selain penguatan koordinasi, Kemenhub juga menerapkan rencana operasi berbasis digital dalam pemantauan Angkutan Lebaran. Sistem ini mencakup pelaporan simpul dan jaringan transportasi, surveillance pergerakan sarana, live streaming drone, pemantauan kecelakaan, layanan pengaduan masyarakat, hingga informasi sebaran fasilitas pendukung yang terintegrasi antar lembaga.
Pemantauan diperkuat dengan informasi cuaca dan peringatan dini, serta dukungan ribuan kamera pengawas (CCTV) yang terhubung dengan berbagai pihak.
“Secara total ada 7.159 titik pantauan CCTV, kita bekerjasama dengan BUMN dan swasta. Pemantauan juga meliputi Cuaca dan Peringatan Dini dari BMKG. Digitalisasi ini memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat dan akurat dalam mengendalikan pergerakan transportasi nasional,” tutur Menhub Dudy.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri Menko PMK Pratikno, Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri PU Dody Hanggodo, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Basarnas Muhammad Syafii, Kepala BMKG, Kepala BAPANAS Andi Imran Sulaiman, Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Dirut Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono, Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta para pimpinan tinggi kementerian dan lembaga lainnya.(Yuanta)












Tinggalkan Balasan