HARIAN 7

JENDELA INFORMASI DAN MITRA BISNIS ANDA

Konflik Iran–AS–Israel Meningkat, Rudal Diluncurkan, Upaya Diplomasi Dipercepat

INTER | HARIAN7.COM – Eskalasi konflik di Timur Tengah kembali meningkat pada Rabu (25/3/2026), ditandai dengan serangan rudal, ketegangan di jalur pelayaran strategis, serta intensifikasi upaya diplomasi oleh sejumlah negara besar.

Iran menyampaikan kepada Organisasi Maritim Internasional (IMO) bahwa kapal “non-musuh” dapat melintasi Selat Hormuz, sebuah pernyataan yang dipandang sebagai sinyal strategis di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Militer Israel melaporkan bahwa Iran meluncurkan rudal ke wilayahnya pada Selasa malam. Sistem pertahanan udara diaktifkan setelah lebih dari selusin peringatan serangan sebelumnya. Sirene terdengar di Yerusalem, disusul ledakan yang juga dilaporkan terjadi di wilayah Jericho, Tepi Barat.

Di Irak, pemerintah menyatakan akan memanggil perwakilan Amerika Serikat dan Iran menyusul serangan mematikan yang dikaitkan dengan kedua negara. Otoritas juga memberikan kewenangan kepada kelompok paramiliter untuk merespons serangan tersebut.

Baca Juga:  Tanah Longsor di Mangunsari Nyaris Terjang Rumah Warga, Begini Jelasnya

Badan pengawas nuklir PBB mengungkapkan bahwa Iran melaporkan adanya proyektil yang menghantam fasilitas nuklir Bushehr. Tidak ada kerusakan signifikan yang dilaporkan.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan optimisme terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan dengan Iran. Ia menyebut negosiasi sedang berlangsung dan mengindikasikan adanya sinyal positif dari Teheran.

Di saat yang sama, media AS melaporkan rencana pengerahan sekitar 3.000 personel dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke Timur Tengah guna mendukung operasi militer.

Kelompok Hizbullah mengecam keputusan pemerintah Lebanon yang mengusir duta besar Iran, menyebut langkah tersebut sebagai tindakan yang merugikan secara strategis.

Baca Juga:  Hari Ketujuh, Dua Korban Terakhir Pesawat ATR Ditemukan di Bulusaraung

Upaya diplomasi juga terlihat dari sejumlah aktor global. Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menekankan pentingnya dialog dalam komunikasi dengan pihak Iran. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, turut mendesak keterlibatan konstruktif dalam perundingan.

Ledakan dilaporkan terjadi di wilayah utara Beirut, yang sebelumnya relatif tidak terdampak konflik Israel-Hizbullah. Sejumlah warga mengalami luka ringan akibat pecahan proyektil.

Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab menyatakan seorang kontraktor asal Maroko tewas di Bahrain akibat serangan yang dikaitkan dengan Iran.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menawarkan negaranya sebagai lokasi perundingan damai antara Iran dan pihak Amerika Serikat serta Israel.

Baca Juga:  BUMDes Mekar Jaya Nolokerto Laporkan LPJ 2024, Siap Kembangkan Ketahanan Pangan

Di dalam negeri, Iran melaporkan penangkapan 466 individu yang dituduh terlibat dalam aktivitas daring yang dianggap mengganggu stabilitas nasional. Selain itu, Mohammad Bagher Zolghadr ditunjuk sebagai kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, menggantikan pejabat sebelumnya yang tewas dalam serangan Israel.

Militer Israel menyatakan telah menyelesaikan serangkaian serangan besar di Isfahan, Iran, dan mempertimbangkan pembentukan zona keamanan hingga 30 kilometer di wilayah Lebanon selatan. Langkah ini memicu peringatan dari Prancis terkait potensi dampak kemanusiaan yang lebih luas.

Situasi di kawasan tetap dinamis, dengan risiko eskalasi lebih lanjut seiring berlanjutnya operasi militer dan belum tercapainya kesepakatan diplomatik.(Is/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!